Kemenkeu Perkuat Disiplin Fiskal Nasional

  • 31 Mei 2026 14:08 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan komitmennya untuk menjaga defisit anggaran tetap di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) di tengah ketidakpastian ekonomi global. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dikutip dari kemenkeu.go.id, Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan pemerintah terus menerapkan kebijakan anggaran yang adaptif agar APBN tetap mampu merespons berbagai tantangan ekonomi. Menurutnya, disiplin fiskal yang dijalankan selama ini telah menunjukkan hasil positif bagi perekonomian Indonesia. Dalam Seminar ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy, Suahasil menjelaskan bahwa pada awal 2025 pemerintah berhasil melakukan efisiensi anggaran hampir 9 persen di berbagai kementerian dan lembaga. Langkah tersebut mampu menghemat anggaran negara hingga sekitar Rp170 triliun tanpa mengganggu pelayanan dan operasional pemerintahan.

Meski melakukan penghematan, Indonesia tetap mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen pada 2025. Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan defisit APBN berada di kisaran 2 persen, sementara pada 2027 diproyeksikan antara 1,8 hingga 2,4 persen. Ke depan, kapasitas fiskal akan difokuskan untuk mendorong produktivitas nasional melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah juga akan memperkuat fungsi APBN sebagai instrumen pelayanan publik dan perlindungan sosial guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....