OJK Perkuat Keamanan Siber Industri Keuangan Digital

  • 30 Apr 2026 18:56 WIB
  •  Manado

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Manado - Di tengah makin pesatnya perkembangan teknologi finansial, ancaman siber juga ikut meningkat. Karena itu, Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong penguatan keamanan digital agar industri tetap aman dan dipercaya masyarakat.

Dilansir dari Ojk.go.id, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ketahanan siber di sektor keuangan digital agar layanan tetap berjalan aman dan stabil. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi OJK, Adi Budiarso, mengatakan keamanan siber sekarang bukan cuma urusan teknis, tapi sudah jadi hal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan keberlangsungan industri.

OJK bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga menggelar workshop untuk meningkatkan kesiapan pelaku industri menghadapi ancaman siber yang makin kompleks. Dalam kegiatan ini, OJK mendorong perusahaan keuangan digital untuk tidak hanya fokus pada kepatuhan aturan, tapi juga menjadikan keamanan siber sebagai bagian dari strategi bisnis dan manajemen risiko.

Selain itu, OJK menekankan pentingnya peran sumber daya manusia. Bukan hanya teknologi yang harus kuat, tapi juga orang-orang di dalamnya harus paham dan sigap menghadapi potensi serangan siber. BSSN juga mengenalkan konsep human firewall, yaitu menjadikan karyawan sebagai garis pertahanan pertama dalam mendeteksi ancaman seperti phishing dan malware.

Workshop ini diikuti oleh pelaku industri keuangan digital, termasuk penyelenggara inovasi teknologi keuangan dan aset kripto, dengan tujuan meningkatkan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan menangani serangan siber.

Dengan langkah ini, OJK berharap industri keuangan digital Indonesia bisa lebih aman, kuat, dan tetap dipercaya masyarakat di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....