Libur Lebaran, Kemenpar Siapkan Paket Wisata Menarik

  • 23 Mar 2026 03:22 WIB
  •  Manado

RRI.co.id, Manado - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyiapkan sejumlah paket wisata untuk menyambut libur Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang berpotensi mendorong pergerakan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan periode Idulfitri merupakan salah satu momen dengan tingkat perjalanan tertinggi di Indonesia. Kondisi ini dinilai memiliki dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

“Kami percaya dengan adanya pergerakan ini akan terjadi perputaran ekonomi yang baik, terutama bagi pelaku UMKM,” ujar Made dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Untuk mendukung peningkatan wisatawan nusantara, Kemenpar telah mengoordinasikan dan mengkurasi paket wisata hasil kolaborasi dengan sekitar 40 pelaku industri pariwisata. Paket tersebut difokuskan bagi masyarakat, khususnya pengguna transportasi udara.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong masyarakat untuk berwisata di dalam negeri melalui kampanye penguatan pariwisata domestik. Upaya ini diharapkan mampu memperluas pilihan destinasi sekaligus memperkuat daya tahan sektor pariwisata nasional.

Kemenpar juga menekankan pentingnya peran agen perjalanan daring atau online travel agent (OTA) dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, khususnya terkait harga tiket selama periode libur Lebaran.

Di sisi lain, pemerintah tengah mengupayakan penurunan harga tiket pesawat melalui berbagai kebijakan strategis. Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Odo Manuhutu, menyebutkan langkah tersebut mencakup perbaikan struktur biaya industri penerbangan hingga pemberian insentif.

Sejumlah insentif yang diberikan antara lain diskon Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJPU) sebesar 20 persen, diskon layanan kebandarudaraan hingga 50 persen, serta potongan harga avtur hingga 10 persen di 37 bandara.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan penurunan harga tiket pesawat sebesar 17 hingga 18 persen guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat selama libur Idulfitri.

Pemerintah berharap berbagai langkah ini dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....