Lebaran Tenang, Tarif Listrik Triwulan II Tetap

  • 17 Mar 2026 15:21 WIB
  •  Manado

RRI.co.id, Manado - Masyarakat dapat bernapas lega menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pemerintah memastikan tarif tenaga listrik untuk Triwulan II tahun 2026, yakni periode April hingga Juni, tidak mengalami kenaikan.

Kebijakan ini ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat di tengah momentum Lebaran.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional.

Ia menegaskan, pemerintah telah melakukan perhitungan menyeluruh terhadap parameter ekonomi makro sebelum menetapkan tarif listrik tetap. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap menggunakan listrik secara efisien dan bijak sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.

Penetapan tarif listrik ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, yang mengatur evaluasi tarif tenaga listrik setiap tiga bulan untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi. Evaluasi tersebut mempertimbangkan sejumlah indikator, seperti nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

Untuk Triwulan II 2026, pemerintah menggunakan data realisasi periode November 2025 hingga Januari 2026, dengan kurs Rp16.743,46 per dolar AS, ICP sebesar 62,78 dolar AS per barel, inflasi 0,22 persen, serta HBA sebesar 70 dolar AS per ton.

Meski secara perhitungan tarif listrik berpotensi mengalami perubahan, pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif demi menjaga daya saing industri, stabilitas ekonomi, dan daya beli masyarakat.

Tidak hanya bagi pelanggan non-subsidi, tarif listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi juga dipastikan tetap.

Kementerian ESDM turut mendorong PT PLN (Persero) untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, guna memastikan ketersediaan listrik yang andal dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....