Alhamdulillah, Jemaah Haji Sulut Rampungkan Puncak Ibadah Haji di Armuzna
- 01 Jun 2026 17:29 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Seluruh jemaah haji asal Sulawesi Utara dilaporkan telah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dengan lancar. Setelah menunaikan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina, hingga tahallul awal, para jemaah kini kembali ke hotel masing-masing di Makkah untuk melanjutkan ibadah wajib maupun sunnah.
Tahapan lanjutan yang dijalani para jemaah meliputi pelaksanaan thawaf ifadhah dan sa’i bagi yang belum menyelesaikannya. Pemerintah Indonesia juga memastikan fase Armuzna telah berakhir dan seluruh jemaah secara bertahap kembali ke Makkah.
Ketua Kloter 5 Embarkasi Balikpapan (BPN), Kifli Lamusa, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini, khususnya bagi jemaah asal Sulawesi Utara.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian puncak ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik. Kami bersyukur para jemaah, termasuk lansia, disabilitas, dan jemaah risiko tinggi, dapat menyelesaikan ibadah haji dengan pendampingan maksimal dari petugas,” ujar Kifli.
Menurutnya, meski dihadapkan pada cuaca panas dan kepadatan jemaah selama fase Armuzna, seluruh peserta haji tetap mampu mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyuk.
Petugas haji juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta jemaah risiko tinggi (resti). Berbagai layanan pendampingan disiapkan, mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, penyediaan kursi roda, hingga skema Safari Wukuf bagi jemaah dengan keterbatasan fisik agar tetap dapat menjalankan rukun dan wajib haji.
Selain itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi turut menyediakan layanan khusus bagi jemaah lansia dan sakit untuk memastikan mereka tetap dapat mengikuti pelaksanaan wukuf sebagai puncak ibadah haji.
Secara bertahap, jemaah lansia, disabilitas, dan resti yang sebelumnya membutuhkan pendampingan intensif selama fase Armuzna kini telah kembali ke hotel dan terus dipantau kondisinya oleh tim kesehatan kloter.
Petugas Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), dokter Kiki bersama perawat Helly, terus melakukan pemantauan kesehatan dan memastikan kebutuhan para jemaah terpenuhi menjelang masa pemulangan ke Tanah Air.
Suasana haru dan syukur pun menyelimuti para jemaah setelah berhasil menyelesaikan rangkaian ibadah yang telah lama dinantikan. Banyak di antara mereka mengaku terharu karena mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima hingga tuntas meskipun menghadapi tantangan fisik dan cuaca ekstrem di Tanah Suci.
Dengan berakhirnya fase Armuzna, jemaah haji Sulawesi Utara kini memasuki tahapan akhir penyelenggaraan ibadah di Makkah sambil mempersiapkan diri untuk kembali ke Indonesia sesuai jadwal pemulangan yang telah ditetapkan pemerintah.
Semangat kebersamaan, kepedulian, dan pelayanan yang terbangun selama pelaksanaan ibadah haji menjadi bukti bahwa seluruh jemaah, tanpa terkecuali, memperoleh kesempatan yang sama untuk menunaikan rukun dan wajib haji dengan baik serta meraih kesempurnaan ibadah di Tanah Suci. Perhatian terhadap jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, hingga jemaah risiko tinggi turut mencerminkan komitmen pelayanan yang inklusif selama penyelenggaraan ibadah haji.
Di akhir rangkaian pelaksanaan haji, terselip harapan agar seluruh jemaah haji Sulawesi Utara senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran hingga kembali ke Tanah Air. Para jemaah juga diharapkan menjadi haji yang mabrur dan mampu membawa nilai-nilai kebaikan serta keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah sepulang dari Tanah Suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....