Kemenhaj dan PPIHD Sulut Pantau Jemaah Sakit, Siap Diberangkatkan Jika Pulih
- 04 Mei 2026 13:08 WIB
- Manado
Poin Utama
- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Utara, Wahyudin Ukoli bersama PPIHD Sulut terus memantau kondisi tiga jemaah haji yang masih dirawat di RSUD Balikpapan.
- Jemaah yang tertahan akan diberangkatkan ke Tanah Suci jika telah dinyatakan layak terbang oleh dokter, dengan penyesuaian pada ketersediaan kursi di kloter berikutnya.
- Sebanyak 353 jemaah kloter 5 telah tiba di Madinah dalam kondisi sehat, sementara sebagian jemaah kloter 6 dijadwalkan berangkat pada 5 Mei 2026 dini hari.
RRI.CO.ID, Manado - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Utara, Wahyudin Ukoli, bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Sulut terus memantau kondisi jemaah haji yang masih menjalani perawatan dintensif di RSUD Balikpapan. Jemaah tersebut akan diberangkatkan ke Tanah Suci apabila telah dinyatakan layak terbang oleh tim medis, sesuai ketersediaan kursi di kloter selanjutnya.
Sementara itu, jemaah haji Sulawesi Utara yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5 telah tiba di Madinah pada Senin (4/5/2026) subuh dalam kondisi sehat. Dari total 356 jemaah yang dijadwalkan berangkat, hanya 353 orang yang diberangkatkan. Tiga jemaah lainnya masih tertahan di embarkasi Balikpapan karena alasan kesehatan dan pendampingan.
“Seharusnya 356 jemaah haji kloter 5 yang diberangkatkan, namun yang berangkat hanya 353 jemaah dan telah tiba di Madinah dalam kondisi sehat,” ujar Wahyudin.
Ia menjelaskan, dua jemaah yang tertahan berasal dari Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Utara. Satu jemaah mengalami gangguan jantung dan saat ini tengah mendapatkan penanganan intensif oleh dokter spesialis.
Sementara satu jemaah lainnya mengalami hipertensi, hipertiroid, serta gangguan jantung ringan. Jemaah tersebut didampingi oleh anggota keluarga yang juga merupakan jemaah haji, sehingga turut tertahan.
“Kondisinya semakin membaik, namun masih menunggu hasil pemeriksaan dokter untuk memastikan kelayakan berangkat. Kami mohon doa agar jemaah dapat segera menyusul ke Tanah Suci,” tambahnya.
Pihak Kemenhaj Sulut bersama PPIHD memastikan akan terus memantau perkembangan kesehatan jemaah. Jika dinyatakan pulih dan layak terbang, keberangkatan akan diupayakan pada kloter berikutnya.
Adapun sebagian jemaah haji Sulawesi Utara yang tergabung dalam kloter 6 dijadwalkan berangkat pada Selasa (5/5/2026) dini hari pukul 01.20 WITA. Keputusan akhir terkait kelayakan keberangkatan jemaah tetap menunggu hasil pemeriksaan medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....