Kementerian Haji dan Umrah Kota Manado Lepas 146 Jemaah Haji

  • 01 Mei 2026 16:57 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Manado secara resmi menyerahkan tanggung jawab pelayanan jemaah haji dari wilayah kerjanya kepada PPIHD Sulawesi Utara di Asrama Haji Tuminting, Jumat, 1 Mei 2026. Penyerahan ini mencakup total 146 jemaah yang berasal dari Kota Manado, Tomohon, dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Manado, Fahrin Poleh, menyatakan bahwa seluruh jemaah yang diserahkan dalam kondisi sehat walafiat. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta nama baik bangsa, dan mengingatkan jemaah untuk mematuhi aturan ketat di Arab Saudi guna kelancaran ibadah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Manado, Fahrin Poleh, saat diwawanacara RRI, di Asrama Haji Transit Tuminting, Jumat, 1 Mei 2026. (Foto: RRI/ Noni).

“Hari ini kami menyerahkan secara resmi kewenangan pelayanan dan tanggung jawab pelayanan terhadap jemaah haji Kota Manado kepada PPIH Sulawesi Utara. Alhamdulillah, seluruh jemaah haji dalam keadaan sehat walafiat,” kata Fahrin Poleh saat memberikan keterangan resmi di lokasi.

Pemerintah juga menegaskan komitmennya melalui tagline "Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas" dengan menyiapkan fasilitas pendukung seperti kursi roda dan pelayanan kesehatan khusus. Langkah ini diambil agar jemaah dengan kebutuhan khusus tetap dapat melaksanakan rukun haji dengan nyaman.

Di antara rombongan jemaah asal Manado, hadir Samsudin Pambode (69), seorang jemaah asal Kampung Ternate Baru yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang parkir. Tergabung dalam Kloter 5, Samsudin akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah konsisten menabung selama 11 tahun sejak 2014, yang juga dibantu oleh dukungan anak-anaknya.

Samsudin Pambode (69), seorang jemaah asal Kampung Ternate Baru, Manado , yang bekerja sebagai tukang parkir berangkat ke Tanah Suci setelah menabung sejak tahun 2014. (Foto: RRI/ Noni).

“Sudah 11 tahun itu dari pertama sampai tahun berangkat. Buat tabung itu dari lama sekali, sebagian dari pekerjaan, sebagian dibantu anak,” ujar Samsudin menceritakan perjuangannya untuk bisa berangkat tahun ini.

Sesuai jadwal, jemaah akan diterbangkan menuju Embarkasi Balikpapan pada Sabtu, 2 Mei 2026 besok dalam dua penerbangan (flight), yakni pukul 06.00 WITA dan 10.00 WITA. Setibanya di sana, jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan akhir sebelum dinyatakan layak terbang menuju Arab Saudi menggunakan nomor penerbangan GIA 4105.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....