Jelang Keberangkatan, Jemaah Haji Sulut Diimbau Jaga Kesehatan dan Patuhi Aturan

  • 28 Apr 2026 12:16 WIB
  •  Manado

Manado — Menjelang keberangkatan jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Utara, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulut terus mengintensifkan imbauan terkait pentingnya menjaga kesehatan. Hal ini mengingat kondisi fisik yang prima menjadi salah satu syarat utama dalam menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Haji dan Umrah Sulut, Wahyudin Ukoli, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan layanan kesehatan secara maksimal guna memastikan seluruh jemaah mendapatkan pendampingan medis yang optimal sejak sebelum keberangkatan.

“Setiap kloter akan didampingi oleh Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang terdiri dari satu dokter dan satu perawat. Mereka akan mendampingi jemaah selama perjalanan hingga di Tanah Suci,” ujar Wahyudin.

Selain itu, layanan kesehatan di Asrama Haji juga diperkuat dengan kehadiran tim medis yang telah dikoordinasikan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. Sejumlah puskesmas di Kota Manado turut dilibatkan dengan sistem pembagian jadwal kerja dalam tiga sif, yakni pagi, siang, dan malam.

“Tim kesehatan akan bersiaga selama 1x24 jam di klinik Asrama Haji hingga waktu pemberangkatan. Fasilitas yang tersedia juga lengkap, mulai dari peralatan medis, obat-obatan, hingga ambulans,” jelasnya.

Wahyudin pun mengingatkan seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kondisi kesehatan serta disiplin mengikuti arahan petugas selama pelaksanaan ibadah haji, guna meminimalisir risiko yang tidak diinginkan.

Tak hanya soal kesehatan, jemaah juga diminta untuk mematuhi aturan yang berlaku di Arab Saudi, khususnya terkait penggunaan kamera di area Masjidil Haram.

“Saat ini pemerintah Arab Saudi sangat ketat dalam menjaga privasi. Penggunaan kamera di pelataran Ka’bah, terutama untuk merekam orang lain tanpa izin, sudah dilarang. Jika melanggar, jemaah bisa dikenakan denda hingga sekitar Rp45 juta,” tegas Wahyudin.

Ia berharap seluruh jemaah dapat memahami dan menaati aturan tersebut agar dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Pemerintah pun terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji, mulai dari persiapan di daerah hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....