Harapan Taher dan Keluarga Mengantar Kakak Ipar Berhaji
- 23 Mei 2025 17:20 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Sejak dini hari, Taher dan keluarga bersiap mengantar sang kakak ipar, calon jemaah haji asal Bitung yang tergabung dalam kelompok terbang 13 embarkasi Balikpapan. Perjalanan sejak pukul enam pagi, dimulai dari kediaman mereka di Bitung menuju Masjid An-Nur, lalu dilanjutkan ke Kantor Wali Kota Bitung sebagai bagian dari prosesi resmi pemberangkatan.
Tepat pukul sembilan pagi, rombongan bergerak dari Bitung menuju Manado untuk bergabung di Asrama Haji Tuminting. Meski perjalanan itu hanya beberapa jam, maknanya sangat dalam bagi keluarga yang melepas.
“Kami turun dari rumah jam enam pagi,” ujar Taher saat ditemui di halaman Asrama Haji Tuminting, Manado. “Pertama dilepas di Masjid An-Nur, lalu ke Wali Kota. Dari situ jam sembilan kami lanjut ke Manado.”
Lebih dari sekadar mendoakan kelancaran perjalanan, ada harapan agar ibadah yang dijalani membawa dampak baik setelah kepulangan. Menurutnya, haji bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga bisa menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.
Selain keselamatan selama ibadah, Taher juga menyimpan harapan besar bagi perubahan sepulangnya sang kakak ipar dari Tanah Suci. Ia percaya, haji bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang menjadi pribadi yang lebih baik. Menurutnya, haji bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga bisa menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.
“Mudah-mudahan setelah pulang nanti bisa menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. Itu harapan kami, supaya bisa memberi contoh yang baik di lingkungan masing-masing,” lanjutnya.
Bagi keluarga seperti Bapak Taher, melepas kepergian ke tanah suci adalah momen yang sarat makna. Bukan hanya tentang perpisahan, tapi juga tentang keikhlasan, doa, dan keyakinan bahwa setiap langkah adalah bagian dari ibadah.
(Fika Hamzah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....