PD Pasar Manado Laporkan Penanggung Jawab Demo ke Polresta

  • 28 Jul 2026 17:37 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado melaporkan dugaan tindak perusakan yang terjadi usai aksi unjuk rasa pedagang di Pasar Bersehati, Kota Manado, Senin (27/7/2026). Laporan tersebut disampaikan kepada Polresta Manado setelah massa aksi diduga merusak sejumlah fasilitas pasar dan mengintimidasi petugas yang sedang bertugas.

Direktur PD Pasar Manado, Lucky Senduk, menyayangkan aksi yang berujung ricuh tersebut. Menurutnya, manajemen selalu membuka ruang dialog bagi para pedagang untuk menyampaikan aspirasi, namun tindakan anarkis yang mengakibatkan kerusakan fasilitas umum dan dugaan kekerasan terhadap petugas tidak dapat dibenarkan.

"Kami sangat menyesalkan adanya tindakan anarkis di Pasar Bersehati. Kami sebenarnya menerima semua masukan. Silakan menyampaikan aspirasi, kita kaji bersama, kita perbaiki bersama, dan kita buat Pasar Bersehati menjadi lebih baik," ujar Lucky.

PD Pasar Manado kemudian melaporkan penanggung jawab aksi kepada Polresta Manado sebagai langkah hukum atas dugaan perusakan yang terjadi. Manajemen menyatakan proses hukum ditempuh untuk memberikan perlindungan kepada seluruh karyawan dan memastikan penyelesaian perkara dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Lucky, kericuhan terjadi setelah massa yang tergabung dalam Forum Pedagang Pasar Tradisional (FP4T) menyelesaikan aksi penyampaian pendapat. Sejumlah oknum diduga merusak fasilitas di kawasan Pasar Bersehati, mengejar petugas lapangan, serta melakukan intimidasi terhadap beberapa karyawan, termasuk petugas perempuan.

"Sebagian besar juga bukan pedagang yang ikut demo. Saya lihat setelah selesai melakukan aksi, mereka langsung melakukan perusakan di Pasar Bersehati. Bukan hanya perusakan, tetapi juga terjadi pemukulan terhadap karyawan kami. Bahkan petugas perempuan dikejar, diintimidasi, dan diancam," katanya.

Manajemen juga menduga sebagian peserta aksi bukan merupakan pedagang yang beraktivitas di Pasar Bersehati. Saat ini, PD Pasar Manado mengaku masih melakukan identifikasi terhadap oknum-oknum yang diduga terlibat dan akan menyampaikan laporan tambahan kepada aparat kepolisian apabila ditemukan bukti pendukung.

"Terindikasi ada dugaan bahwa sebagian besar juga itu bukan pedagang, tetapi orang luar yang datang. Ini sementara kami identifikasi dan kami akan menyampaikan laporan-laporan tambahan terhadap oknum-oknum ini," ujar Lucky.

Ia menambahkan, laporan awal yang disampaikan kepada kepolisian ditujukan kepada penanggung jawab aksi, yakni Ketua dan Sekretaris FP4T. Menurutnya, seluruh proses selanjutnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.

"Karena sudah ada tindakan anarkis dan perusakan, maka yang kami laporkan pada tahap awal adalah penanggung jawab aksi, yaitu Ketua dan Sekretaris FP4T. Kami percaya hukum adalah panglima, sehingga seluruh proses kami serahkan kepada aparat penegak hukum," tegasnya.

Lucky menjelaskan, polemik bermula dari penataan area hanggar ikan yang dilakukan PD Pasar Manado. Penertiban coolbox dilakukan agar fungsi hanggar sebagai tempat berjualan dapat kembali optimal. Sosialisasi mengenai penataan tersebut, menurutnya, telah dilakukan sekitar empat hingga lima hari sebelumnya melalui surat edaran dan pengumuman menggunakan pengeras suara.

"Pagar ini bukan baru kali ini dipasang. Sebelumnya para pedagang meminta pagar dicabut dengan komitmen tidak lagi berjualan di luar area. Namun setelah pagar dibuka, tidak lama kemudian mereka kembali keluar. Karena itu kami meminta seluruh pedagang menaati aturan agar hanggar dapat difungsikan sebagaimana mestinya," pungkas Lucky.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....