KPK OTT Bupati Boltara

  • 21 Sep 2026 23:16 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi OTT terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat tindak pidana korupsi di Sulawesi Utara. Dalam kegiatan penyelidikan tertutup tersebut, tim mengamankan 14 orang dari sejumlah lokasi.

“Telah terjadi peristiwa tangkap tangan terhadap para terduga pelaku tindak pidana korupsi. Dalam peristiwa tangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah total 14 orang,” ujar jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin 21 September 2026.

Dari jumlah tersebut, lima orang diamankan di Jakarta, salah satunya Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Kemudian delapan orang diamankan di wilayah Sulawesi Utara, termasuk Kabupaten Bolmut, serta satu orang lainnya diamankan di Gorontalo.

Budi menyebut pihak yang diamankan terdiri atas penyelenggara negara dan pihak swasta. Di antaranya terdapat kepala dinas, aparatur sipil negara (ASN), serta sejumlah pihak swasta.

“Untuk pihak-pihak yang diamankan ada Bupati, Kepala Dinas, kemudian ASN lain. Serta, juga pihak-pihak swasta,” katanya.

KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang rupiah dengan nilai ratusan juta rupiah. Uang tersebut diamankan dari sejumlah lokasi, yakni Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.

Menurut Budi, perkara tersebut diduga berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut. Tentunya, berhubungan dengan sejumlah proyek di daerah tersebut.

Salah satu proyek yang diduga berkaitan dengan perkara itu adalah pembangunan infrastruktur jalan. Khususnya, di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Untuk proyeknya di antaranya terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan di Dinas PUPR. Nanti kami akan update kembali secara lengkap apa saja proyek-proyek yang terkait dengan perkara ini,” ujar Budi.

Saat ini, lima orang yang diamankan di Jakarta menjalani pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK. Sementara pihak lainnya masih dimintai keterangan awal di kantor kepolisian wilayah setempat.


Budi mengatakan KPK akan menentukan pihak-pihak yang dibawa dari Manado maupun Gorontalo ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Terkait kronologi penangkapan Bupati Bolmut di Jakarta, Budi belum membeberkannya.

Budi menyatakan KPK akan menjelaskan secara lengkap konstruksi perkara dan kronologi OTT dalam konferensi pers. “Untuk detailnya nanti kami sampaikan soal kronologi peristiwa, konstruksi perkara dalam konferensi pers terkait dengan perkara ini,” ujarnya.

KPK juga dijadwalkan melakukan ekspose perkara di tingkat pimpinan pada Senin malam. Ekspose untuk menentukan perkembangan penanganan kasus tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....