Japanese Film Festival 2026 Makin Meluas
- 06 Okt 2026 21:39 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Kalau biasanya film Jepang harus menunggu masuk bioskop komersial atau festival tertentu untuk bisa ditonton di Indonesia, Japanese Film Festival kembali membuka jalur yang lebih luas. Memasuki edisi ke-11 pada 2026, festival yang diselenggarakan The Japan Foundation, Jakarta ini akan hadir di sembilan kota Indonesia. Dikutip dari situs resmi Japan Foundation, JFF memang pertama kali digelar di Indonesia pada 2016 dengan tujuan memperkenalkan sinema Jepang sekaligus membangun pemahaman yang lebih dalam mengenai Jepang melalui film. Tahun ini, perluasan jangkauan tersebut terasa semakin serius. Setelah edisi 2025 juga menjangkau sembilan kota, JFF 2026 kembali mempertahankan cakupan tersebut dengan membawa pilihan film ke Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Yogyakarta, Makassar, Medan, Bandung, Palembang, dan Padang. Jadi, festival ini perlahan berubah dari agenda film Jepang di Jakarta menjadi titik temu sinema Jepang untuk penonton di berbagai daerah.
Pilihan filmnya pun menunjukkan bahwa JFF tidak ingin mengurung sinema Jepang dalam satu jenis cerita. Salah satu yang paling menarik adalah kembalinya Akira Kurosawa melalui Throne of Blood, film klasik 1957 yang mengadaptasi Macbeth karya William Shakespeare ke dalam latar samurai Jepang. Ada juga Hula Girls versi 4K Remastered karya Lee Sang-il, sutradara yang kembali ramai dibicarakan lewat Kokuho pada 2025. Untuk penonton yang suka cerita kriminal dan permainan strategi, The Final Piece atau Banjō no Himawari membawa kisah misteri yang berpusat pada shogi dan diadaptasi dari novel karya Yuzuki Yuko. Dikutip dari katalog resmi JFF 2026, film ini juga pernah masuk program Open Cinema di Busan International Film Festival 2025. Lineup yang sudah diumumkan sebenarnya masih jauh lebih luas, mulai dari thriller Suzuki=Bakudan, drama One Last Love Letter dan Purehearted, sampai animasi Chimney Town: Frozen in Time. JFF sendiri masih membuka kemungkinan adanya tambahan judul lain.
Yang menarik, semakin luasnya JFF juga memperlihatkan perubahan cara penonton Indonesia menikmati film Jepang. Festival ini tidak lagi hanya menawarkan judul-judul yang sudah populer. Ada film klasik, film terbaru, animasi, drama, misteri, horor, hingga cerita yang mengambil elemen budaya Jepang seperti shogi. Dikutip dari The Japan Foundation, JFF secara internasional memang dirancang untuk membuat film Jepang lebih mudah diakses sekaligus memperkenalkan keragaman budaya dan masyarakat Jepang kepada audiens yang lebih luas. Secara global, program JFF bahkan sudah berkembang hingga lebih dari 100 kota di 19 negara dengan total penonton kumulatif lebih dari 900 ribu orang. Dalam konteks Indonesia, perluasan ke sembilan kota juga berarti semakin banyak penonton yang bisa menemukan film Jepang di luar jalur distribusi mainstream. Bahkan daftar pemutaran resmi JFF 2026 menunjukkan bahwa setiap kota tidak selalu mendapatkan film yang sama. Beberapa judul memang hanya tersedia di kota tertentu, sehingga pengalaman festival bisa berbeda dari satu daerah ke daerah lain.
Untuk Jakarta, perjalanan JFF 2026 akan dimulai pada 12 sampai 15 November di CGV Grand Indonesia. Setelah itu, rangkaian festival bergerak ke kota-kota lain sampai Desember. Dikutip dari informasi resmi JFF 2026, jadwal yang sudah diumumkan mencakup Surabaya pada 20 sampai 22 November, Balikpapan 21 sampai 22 November, Yogyakarta dan Makassar pada 11 sampai 13 Desember, Medan 12 sampai 13 Desember, Bandung dan Palembang 18 sampai 20 Desember, serta Padang 19 sampai 20 Desember. Yang menarik, JFF kali ini terasa seperti ajakan untuk datang ke bioskop dengan rasa penasaran yang lebih besar. Kamu bisa datang karena Kurosawa, karena film Jepang terbaru, karena animasi, atau sekadar ingin menemukan judul yang sebelumnya tidak pernah masuk radar. Dengan semakin banyak kota dan pilihan film yang beragam, JFF 2026 akhirnya tidak cuma membawa film Jepang ke Indonesia. Festival ini membawa kesempatan untuk melihat Jepang dari banyak perspektif, satu layar dalam satu waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....