Festival Musik MegIkuti Arah Politik

  • 26 Apr 2026 00:29 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Banyak orang bilang politik itu jauh dari hidup sehari hari. Tapi pola industri musik global justru menunjukkan sebaliknya. Dikutip dari Bloomberg, lonjakan biaya perjalanan akibat konflik geopolitik seperti ketegangan AS, Israel, dan Iran memicu kenaikan harga tiket pesawat dan gangguan penerbangan.

Dampaknya langsung terasa pada festival musik internasional. Penonton lintas benua mulai berkurang karena biaya makin tinggi. Model lama yang bergantung pada mobilitas global mulai goyah. Jadi klaim tidak peduli politik terasa lemah karena realitanya keputusan politik mengubah akses hiburan yang kamu nikmati.

Perubahan ini memaksa penyelenggara festival berpikir ulang. Data dari International Air Transport Association menunjukkan biaya operasional penerbangan meningkat sejak 2023 karena faktor bahan bakar dan ketidakstabilan geopolitik. Ini berimbas ke harga tiket global. Dalam kondisi ini, festival tidak lagi bisa hanya mengandalkan audiens Eropa atau Amerika. Mereka mulai mendekat ke pasar yang lebih stabil secara geografis dan ekonomis. Asia jadi target utama. Bukan karena tren semata, tapi karena efisiensi biaya dan potensi pasar yang besar.

Thailand muncul sebagai contoh konkret. Dikutip dari laporan kebijakan pariwisata Thailand oleh Tourism Authority of Thailand, negara ini aktif menarik event global untuk mendorong ekonomi. Festival seperti Tomorrowland dan Electric Daisy Carnival kini masuk strategi nasional. Pemerintah Thailand bahkan menyetujui dukungan anggaran besar hingga miliaran baht untuk jangka panjang. Targetnya jelas. Menarik wisatawan regional, meningkatkan okupansi hotel, dan mendorong sektor penerbangan. Lokasi Thailand yang dekat dengan banyak negara Asia jadi keunggulan logis, bukan kebetulan.

Langkah ini bukan tanpa risiko. Ketergantungan pada event global bisa jadi rapuh jika situasi politik berubah lagi. Selain itu, ada pertanyaan soal keberlanjutan dan dampak lokal. Apakah ekonomi lokal benar benar mendapat manfaat merata atau hanya terpusat di sektor tertentu. Data dari World Tourism Organization menunjukkan event tourism memang bisa meningkatkan pendapatan daerah hingga dua digit, tapi distribusinya sering tidak merata. Jadi ekspansi festival ke Asia bukan sekadar peluang. Ini juga eksperimen besar yang sangat dipengaruhi oleh dinamika politik global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....