Resident Evil Requiem Pecah Rekor

  • 03 Apr 2026 22:54 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Resident Evil Requiem langsung mencatat start agresif sejak rilis pada 27 Februari 2026. Capcom mengumumkan penjualannya sudah menembus lebih dari 6 juta copy dalam waktu singkat.

Angka ini bukan sekadar besar. Ini sinyal bahwa basis pemain Resident Evil masih sangat aktif dan responsif terhadap rilisan baru. Dikutip dari laporan finansial Capcom dan pembaruan komunitas resmi mereka, Requiem bahkan disebut sebagai salah satu penjualan tercepat dalam sejarah franchise. Jika melihat tren sebelumnya seperti Resident Evil Village yang juga mencatat performa kuat, pola ini menunjukkan konsistensi brand, bukan kebetulan.

Namun angka bukan inti cerita. Requiem terasa seperti jawaban atas perdebatan lama di komunitas. Apakah Resident Evil sebaiknya fokus ke horor murni atau tetap mempertahankan aksi. Capcom tidak memilih salah satu. Mereka menggabungkan keduanya. Dikutip dari wawancara developer di kanal resmi YouTube Capcom, pendekatan ini memang dirancang untuk mempertemukan dua basis pemain yang sempat terpisah. Horor tetap hadir dalam bentuk tekanan psikologis dan ruang sempit. Aksi tetap terasa lewat tempo cepat dan combat yang responsif. Ini bukan kompromi setengah jalan. Ini integrasi dua identitas yang sebelumnya berjalan sendiri.

Pendekatan itu terlihat jelas lewat dua karakter utama. Leon S. Kennedy membawa gaya aksi yang sudah dikenal lama. Sementara Grace Ashcroft menawarkan pengalaman yang lebih rapuh dan intens secara emosional. Kombinasi ini menciptakan ritme permainan yang tidak monoton. Dikutip dari materi promosi Capcom, Requiem juga mengusung grafis fotorealistik berbasis RE Engine generasi terbaru. Fokusnya bukan hanya visual tajam, tapi juga atmosfer yang terasa hidup. Lingkungan jadi bagian dari ancaman, bukan sekadar latar.

Dari sisi gameplay, keputusan paling strategis ada pada opsi sudut pandang. Pemain bisa memilih first-person atau third-person sejak awal. Ini bukan fitur tambahan. Ini keputusan desain yang mengikat sejarah franchise. Resident Evil pernah kuat di third-person, lalu beralih ke first-person di Resident Evil 7 Biohazard. Dengan memberi dua opsi sekaligus, Requiem seperti menarik garis tengah. Dikutip dari diskusi komunitas di Reddit, banyak pemain melihat ini sebagai bentuk adaptasi terhadap preferensi pemain modern tanpa meninggalkan akar lama. Pertanyaannya sekarang bukan lagi mana yang lebih baik. Tapi apakah model hybrid ini akan jadi standar baru untuk seri berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....