Sonderschool 2025 Merayakan Kreativitas

  • 19 Nov 2025 16:42 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Menandai usia lima tahun, Sonderlab dan KACA Kreatif kembali menghadirkan Sonderschool 2025 sebagai proyek yang menyatukan fashion, seni, dan gerakan sosial. Dikutip dari pengumuman resmi Sonderlab di Instagram, edisi tahun ini berkembang dari format workshop menjadi kompetisi dan inkubasi bagi desainer muda.

Sembilan finalis terpilih akan menampilkan koleksi kolaboratif mereka dalam Fashion Presentation Show pada 13 November di MIDAZ Senayan Golf. Setelah itu, karya mereka hadir dalam pameran selama satu bulan penuh sebagai ruang eksplorasi visual dan interaksi dengan publik.

Pameran ini semakin hidup berkat kehadiran figur publik yang ikut menjadi style collaborators. Dikutip dari unggahan Sonderschool, nama seperti Wordfangs, Pamungkas, Agatha Priscilla, dan RAN berperan memberi sentuhan personal pada karya para finalis. Para desainer seperti Ube Ube, Janvier, Lawe Atelier, Mompassthetorch, Laxanii, dan Andrean NR terlihat memanfaatkan kolaborasi ini sebagai bagian dari proses kreatif. Keterlibatan musisi, seniman, dan figur pop menciptakan jembatan baru antara ranah fashion dan kultur populer yang lebih luas.

Puncak acaranya adalah malam penobatan pemenang yang menampilkan seluruh koleksi di runway. Dikutip dari rilis KACA Kreatif, Make Over turut mendukung tata rias untuk memperkuat karakter tiap karya. Malam tersebut tidak hanya menjadi momen kompetisi. Ini juga perayaan perjalanan panjang kolaborasi lintas disiplin yang berlangsung selama proses inkubasi. Atmosfernya dirancang sebagai ajang apresiasi sekaligus refleksi terhadap kerja sama antara desainer muda dan para kreator yang terlibat.

Komitmen sosial menjadi bagian penting dari Sonderschool 2025. Semua karya finalis akan dilelang secara daring dan hasilnya disalurkan untuk membantu pengrajin lokal serta sekolah terpencil di Jawa Barat melalui dukungan Permodalan Nasional Madani. Dikutip dari pernyataan COO KACA Kreatif, Ismail Ibnu Pasha, mereka ingin menunjukkan bahwa kreativitas dan kebermanfaatan bisa berjalan berdampingan. Sonderschool tidak hanya menjadi ruang lahirnya desainer baru, tetapi juga wadah solidaritas yang menghubungkan ekosistem kreatif dengan komunitas yang membutuhkan.

(Sultan Jody Akbar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....