Nintendo Switch 2 dan Bersih-bersih eShop

  • 21 Jul 2025 00:26 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Setelah sebulan hadir di pasar, Nintendo Switch 2 langsung jadi bahan perbincangan hangat. Banyak yang menyoroti desain dan performa baru konsol ini, tapi yang tak kalah menarik adalah pembaruan di platform digitalnya—eShop. Dulu dikenal sebagai tempat belanja game yang tidak terlalu ramah pengguna, bahkan sempat dijuluki "eSlop", kini eShop di Switch 2 tampil dengan pendekatan yang lebih ketat dan kurasi yang lebih rapi.

Salah satu langkah besar Nintendo adalah membatasi jumlah konten yang bisa diunggah sembarangan oleh developer. Banyak game abal-abal yang dulu membanjiri eShop Switch 1—dengan kualitas seadanya, cover hasil AI yang aneh, dan deskripsi yang menipu—kini mulai disapu bersih. Untuk mencegah spam dan strategi curang di sistem bundling, Nintendo kini menetapkan batas maksimal lima bundel untuk satu game dalam tahun pertama, yang akan bertambah secara bertahap hingga maksimal delapan di tahun-tahun berikutnya.

Lebih lanjut, langkah pembaruan ini juga menyasar konten dewasa dan sensitif yang sempat merusak citra Nintendo sebagai konsol untuk keluarga. Dulu, tidak sedikit game berisi konten seksual eksplisit, tema diskriminatif, hingga narasi ekstrem politik dan kriminal yang berhasil lolos ke eShop. Kini, Nintendo memperketat seleksi game dengan menuntut transparansi lebih dari para developer soal isi game yang mereka rilis.

Langkah ini disambut cukup baik oleh komunitas, meskipun beberapa pihak masih menyayangkan kurangnya kebebasan eksplorasi dari sisi kreator indie. Tapi dengan misi memperbaiki kualitas platform dan menjaga branding-nya, Nintendo tampaknya siap mengambil resiko. Akankah eShop Switch 2 jadi rumah baru yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi para gamer? Waktu yang akan menjawab.

(Sultan Jody Akbar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....