Compass Gaet kolaborasi untuk Jejak Kolaboratif Penuh Makna

  • 17 Jul 2025 00:57 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Sepatu Compass kembali melangkah ke depan, bukan hanya sebagai brand fashion, tapi juga sebagai ruang ekspresi yang menghubungkan budaya, musik, dan komunitas. Melalui campaign terbarunya bertajuk "Selangkah, Searah", Compass memperkenalkan tiga sosok inspiratif dari dunia musik sebagai brand ambassador: Kiki Ucup, Denisa, dan J. P. Patton. Selama enam bulan ke depan, kampanye ini akan menjadi perjalanan kolektif yang mengajak kita berjalan harmonis dalam langkah yang jujur dan penuh makna—bersama brand asal Bandung yang sejak awal dikenal dekat dengan kultur kreatif.

Di balik nama-nama tersebut, ada cerita dan karakter yang sangat khas. Kiki Ucup, dikenal luas sebagai otak di balik festival musik Pestapora, membawa energi kolektif yang meledak-ledak dan semangat lintas genre. Denisa, penyanyi-penulis lagu dengan lirik yang intim dan emosional, mengajak kita merenungi kejujuran diri lewat suaranya. Sementara J. P. Patton, musisi yang tak hanya dikenal sebagai vokalis-bassis Kelompok Penerbang Roket tapi juga drummer Ali, hadir dengan energi musikal yang eklektik dan eksploratif. Ketiganya mewakili bagaimana satu langkah bisa memiliki arti berbeda, namun tetap menuju arah yang sama: tumbuh bersama.

Aji Handoko, sang Creative Director Compass, menyebutkan bahwa kampanye ini bukan sekadar promosi, melainkan “ruang bertumbuh bersama.” Compass ingin menjadi wadah, bukan hanya bagi brand dan pelanggan, tetapi juga bagi para musisi dan penggerak budaya untuk saling memberi inspirasi. Maka dari itu, dalam Selangkah, Searah, setiap ambassador tidak hanya memakai sepatu Compass, tapi juga turut menyampaikan interpretasi mereka dalam bentuk cerita dan koleksi kolaboratif yang menggambarkan perjalanan mereka masing-masing.

Di tengah laju zaman yang cepat dan kadang membingungkan, Compass lewat kampanye ini mengajak kita untuk memaknai ulang setiap langkah. Bahwa dalam berjalan, kita bisa jujur pada diri sendiri, merangkul perbedaan, dan menyatu dalam arah yang kita pilih bersama. Personal tapi kolektif. Nyata tapi simbolis. Selangkah, Searah adalah refleksi tentang bagaimana sepatu bisa menjadi saksi perjalanan yang lebih besar dari sekadar gaya—yakni tentang kemanusiaan, kreativitas, dan arah yang ingin kita tuju bersama.

(Sultan Jody Akbar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....