Arca Siapkan Babak Musik Baru

  • 08 Agt 2026 21:33 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Setelah menutup era KICK pada 2021, musisi, produser, sekaligus seniman eksperimental asal Venezuela, Arca, akhirnya memberi sinyal kuat bahwa penantian panjang para penggemarnya akan segera berakhir. Langkah awal itu tidak dimulai lewat perilisan single, melainkan melalui 23 siaran radio di berbagai belahan dunia yang menayangkan AIRDOLL, sebuah mix berdurasi sekitar 30 menit. Mix tersebut mengambil inspirasi judul dari film Air Doll karya Hirokazu Koreeda yang rilis pada 2009. Di dalamnya, Arca menyisipkan 11 lagu baru yang belum pernah dirilis, berdampingan dengan karya musisi lain, termasuk Xanax milik Lindsay Lohan. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa Arca masih senang memperkenalkan musik lewat pengalaman mendengar yang utuh, bukan sekadar strategi promosi konvensional. Informasi mengenai AIRDOLL dan materi baru tersebut juga diumumkan melalui kanal resmi Arca, serta dikonfirmasi oleh Pitchfork dan label rekamannya, XL Recordings.

Respons penggemar pun langsung bermunculan. Di berbagai forum komunitas, termasuk diskusi di Reddit, banyak pendengar menilai beberapa lagu baru Arca memiliki nuansa yang mengingatkan pada produksi Jane Remover dan 6arelyhuman. Pendapat itu muncul karena terdengar lebih dekat dengan hyperpop, glitch, dan suara digital yang agresif, dibanding warna elektronik dan reggaeton eksperimental yang selama ini menjadi identitas Arca. Meski begitu, kesimpulan tersebut masih sebatas interpretasi pendengar karena Arca sendiri belum menjelaskan secara rinci arah artistik albumnya. Justru di situlah letak daya tariknya. Arca kembali membangun rasa penasaran, membiarkan publik menafsirkan evolusi musiknya sebelum album resmi benar benar dirilis.

Tidak lama berselang, Arca membuka lebih banyak informasi melalui komunitas resminya di Discord. Ia mengungkap bahwa album barunya akan berjudul XXXXX, berisi 16 lagu, dan seluruh proses produksinya telah selesai. Bahkan, Arca menyebut dirinya sudah mulai mengerjakan album berikutnya. Pernyataan "and im already working on the album to follow" memberi kesan bahwa masa vakum lima tahun justru dimanfaatkan untuk membangun beberapa proyek sekaligus. Dikutip dari pengumuman resmi XL Recordings dan Pitchfork, XXXXX dijadwalkan menjadi album penuh pertama Arca sejak rangkaian KICK berakhir. Album ini juga disebut sebagai karya yang lebih gelap, lebih agresif, lebih eksperimental, serta berangkat dari eksplorasi emosional yang lebih dalam dibanding proyek sebelumnya.

Pertanyaan berikutnya tentu menarik. Apakah XXXXX hanya berdiri sebagai satu album, atau menjadi awal dari proyek multi album seperti era KICK yang melahirkan lima rilisan dalam waktu berdekatan. Sampai saat ini belum ada konfirmasi mengenai hal tersebut. Namun melihat kebiasaan Arca yang gemar membangun semesta kreatif melalui proyek berseri, kemungkinan itu tetap terbuka. Yang jelas, cara Arca memperkenalkan musiknya kembali menunjukkan bahwa ia tidak sekadar merilis album. Ia menciptakan pengalaman, mengajak pendengar mengikuti proses kreatifnya secara bertahap, lalu membiarkan musiknya menjadi bahan diskusi bahkan sebelum resmi hadir di layanan streaming.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....