The Sounds Project yang Semakin Besar

  • 28 Jul 2026 14:46 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Perjalanan sebuah festival musik sering kali dimulai dari panggung kecil. Namun, The Sounds Project membuktikan bahwa mimpi sederhana bisa berkembang menjadi salah satu perayaan musik terbesar di Indonesia. Melalui akun media sosial resminya, The Sounds Project mengumumkan edisi ke-9 bertajuk Beyond Memories yang akan berlangsung pada 7, 8, dan 9 Agustus 2026 di Ecovention & Ecopark Ancol, Jakarta. Lebih dari 120 musisi dari dalam dan luar negeri dijadwalkan tampil selama tiga hari penuh. Jumlah tersebut menjadikan edisi tahun ini sebagai penyelenggaraan paling ambisius sejak festival ini pertama kali digelar. Tema Beyond Memories pun memberi gambaran bahwa festival ini ingin menghadirkan pengalaman yang tidak berhenti di atas panggung, tetapi juga meninggalkan kenangan bagi setiap pengunjung.

Deretan pengisi acaranya memperlihatkan luasnya spektrum musik yang dihadirkan. Berdasarkan pengumuman resmi dari The Sounds Project, panggung tahun ini akan diramaikan oleh Hindia, .Feast, Kunto Aji, Reality Club, Tulus, Raisa, Hivi!, Naykilla, serta puluhan musisi Indonesia lintas generasi dan genre lainnya. Dari jajaran internasional, tiga nama besar dipastikan hadir sebagai headliner global, yaitu Neck Deep dari Inggris yang dikenal lewat musik pop punk modern, JET dari Australia yang membawa warna rock klasik era 2000-an, serta Nusantara Beat, grup asal Belanda yang memadukan psychedelic rock dengan pengaruh musik Indonesia era 1960 hingga 1970-an. Perpaduan nama-nama tersebut menunjukkan bahwa festival ini tidak hanya menghadirkan musisi populer, tetapi juga menawarkan keberagaman karakter musik yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan penonton.

Di balik besarnya festival ini, terdapat cerita tentang pertumbuhan sebuah komunitas. Menurut kisah yang dibagikan melalui kanal resmi The Sounds Project, festival ini berawal dari rangkaian acara kecil yang digagas oleh mahasiswa lebih dari satu dekade lalu. Berkat dukungan komunitas musik dan konsistensi penyelenggara, acara tersebut terus berkembang dari tahun ke tahun hingga mampu menarik puluhan ribu pengunjung. Transformasi itu mencerminkan perkembangan ekosistem musik independen di Indonesia yang semakin kuat. The Sounds Project kini bukan hanya menjadi ruang pertunjukan bagi musisi, tetapi juga menjadi tempat bertemunya komunitas, kreator, pelaku industri, dan penikmat musik dalam satu perayaan yang sama.

Untuk memudahkan lebih banyak orang menikmati festival ini, penyelenggara juga menyediakan beberapa pilihan tiket yang disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung. Berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan melalui situs dan media sosial The Sounds Project, tersedia pilihan 3-Day Pass bagi yang ingin menikmati seluruh rangkaian festival, Daily Pass untuk kunjungan satu hari, Couple Package yang berisi dua tiket, serta Group Package yang berisi enam tiket dengan harga yang lebih ekonomis. Skema tersebut memberi fleksibilitas bagi pengunjung yang ingin datang sendiri maupun bersama teman. Dengan skala penyelenggaraan yang terus bertambah besar, jajaran musisi yang semakin beragam, serta semangat komunitas yang tetap dipertahankan, The Sounds Project Vol. 9 menjadi bukti bahwa festival musik Indonesia terus berkembang dan mampu menghadirkan pengalaman yang semakin kompetitif di tingkat internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....