Synchronize Fest Tambah Deretan Penampil
- 22 Jul 2026 17:38 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Synchronize Fest kembali memperluas daftar penampil untuk edisi 2026 melalui pengumuman fase kedua yang semakin mempertegas identitas festival ini sebagai ruang pertemuan berbagai warna musik Indonesia. Melalui pengumuman resmi di media sosial Synchronize Fest dan situs resminya, sejumlah nama besar dipastikan bergabung, di antaranya Bernadya, Nadhif Basalamah, .Feast, Float, dan Sajama Cut. Kehadiran mereka melengkapi jajaran musisi yang sebelumnya telah diumumkan, sekaligus memperlihatkan bagaimana festival ini tetap mempertahankan tradisi menghadirkan lintas generasi, lintas genre, dan lintas komunitas musik dalam satu panggung. Bukan sekadar menyusun daftar penampil populer, Synchronize Fest kembali menawarkan pengalaman yang mengajak penonton menjelajahi beragam sisi ekosistem musik Indonesia.
Salah satu daya tarik terbesar pada fase kedua ini adalah hadirnya sejumlah penampilan tematik yang dirancang secara khusus. Ada The Best of 80s Indonesian Pop Kreatif yang mempertemukan Isyana Sarasvati, Teddy Adhitya, dan sejumlah musisi lain untuk merayakan era pop kreatif Indonesia. Penggemar musik emo juga mendapat ruang lewat Emo Revival yang menghadirkan Killing Me Re:Union bersama berbagai nama dari skena emo Tanah Air. Sementara itu, set Swellow menawarkan nuansa yang berbeda dengan melibatkan musisi seperti Bin Harlan, The Cottons, Jimi Multhazam, Ratta Bill, serta deretan kolaborator lain yang disebut sebagai "bray-bray" oleh penyelenggara. Konsep-konsep ini menunjukkan bahwa Synchronize Fest tidak hanya menghadirkan konser, tetapi juga merancang pertunjukan yang memiliki benang merah dan cerita musikal yang lebih utuh.
Selain mengumumkan penampil baru, Synchronize Fest juga memperkenalkan sejumlah kolaborator kuratorial yang akan memperkaya pengalaman festival. Dikutip dari informasi resmi Synchronize Fest, Kobra Musik dipercaya mengkurasi jajaran musisi di Panggung Getarrr, sementara LaMunai Records bertanggung jawab menyusun penampil di area Oleng Upuk. Pendekatan ini menjadi ciri khas Synchronize Fest dalam beberapa tahun terakhir, yaitu melibatkan komunitas, label independen, dan pelaku skena untuk ikut menentukan arah program festival. Dengan cara tersebut, festival tidak hanya menjadi ajang pertunjukan musik, tetapi juga ruang kolaborasi yang merepresentasikan perkembangan budaya musik Indonesia dari berbagai sudut pandang.
Synchronize Fest 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Tiket Presale 3 Day Pass telah tersedia dengan harga mulai Rp550.000 sebagaimana diumumkan melalui situs resmi penyelenggara. Sejak pertama kali digelar pada 2016, festival ini konsisten membangun reputasi sebagai salah satu festival musik terbesar di Indonesia yang mempertemukan musisi arus utama, independen, legenda, hingga talenta baru dalam satu akhir pekan. Dengan tambahan lineup fase kedua dan berbagai pertunjukan eksklusif yang hanya bisa disaksikan di festival ini, Synchronize Fest kembali memperlihatkan bahwa kekuatan utamanya bukan hanya pada banyaknya nama besar yang tampil, tetapi pada kemampuannya merangkum keberagaman musik Indonesia menjadi satu pengalaman yang utuh dan terus dinantikan setiap tahun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....