Pylon Tunjukkan Sisi Baru Beabadoobee
- 22 Jul 2026 17:33 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Setelah banyak musisi mengumumkan proyek album baru sepanjang tahun ini, kini giliran beabadoobee yang ikut meramaikan daftar rilisan paling dinantikan. Musisi asal Inggris tersebut resmi mengumumkan album kelimanya yang berjudul Pylon, yang dijadwalkan rilis pada 18 September 2026 melalui Dirty Hit dan Interscope Records. Pengumuman itu disampaikan bersamaan dengan Powerlines Tour, tur arena pertama sepanjang kariernya yang menjadi pencapaian baru bagi Bea. Melalui unggahan resminya di media sosial, beabadoobee menyebut Pylon sebagai proyek yang lahir dari keberanian untuk mengeksplorasi sisi musikal yang lebih keras dan emosional, sekaligus menjadi babak baru setelah kesuksesan album This Is How Tomorrow Moves pada 2024.
Langkah menuju era baru itu dibuka lewat single Sun Has Set. Lagu ini langsung memperlihatkan perubahan yang cukup mencolok dibandingkan karya-karya beabadoobee sebelumnya. Distorsi gitar terdengar lebih tebal, tempo terasa lebih agresif, dan cara Bea menyampaikan vokalnya dipenuhi luapan emosi yang jarang muncul dalam lagu-lagu terdahulu. Dikutip dari Stereogum, Pylon menandai pergeseran dari nuansa alt-pop menuju pendekatan yang lebih dekat dengan emo, grunge, dan alternative rock era 1990-an. Banyak pengamat musik juga melihat pengaruh Midwest Emo, lengkap dengan dinamika permainan gitar dan ledakan emosi yang menjadi ciri khas genre tersebut. Perubahan ini menunjukkan bahwa beabadoobee tidak ingin terjebak dalam formula yang sama, tetapi terus mencari ruang baru untuk mengembangkan identitas musikalnya.
Album ini juga menghadirkan daftar kolaborator yang mencuri perhatian. Hayley Williams dari Paramore tampil sebagai vokalis tamu di lagu Nothing To Prove. Brendan Yates dari Turnstile bergabung dalam lagu Powerlines. Selain itu, Chino Moreno dari Deftones, Evan Stephens Hall dari Pinegrove, dan Shane Moran dari Title Fight turut memberikan kontribusi di beberapa lagu. Sementara itu, Matty Healy dan George Daniel dari The 1975 dipercaya menangani produksi lagu Write Me A Letter. Dikutip dari pengumuman resmi Dirty Hit, kolaborasi tersebut bukan sekadar menghadirkan nama besar, tetapi menjadi bagian dari arah kreatif Pylon yang memadukan berbagai warna musik alternatif dalam satu album. Kehadiran para musisi dengan latar belakang berbeda juga memperkuat kesan bahwa proyek ini dibangun dengan pendekatan yang lebih eksperimental dibandingkan rilisan-rilisan sebelumnya.
Perjalanan musik beabadoobee memang selalu dipenuhi perubahan yang bertahap. Dari lagu-lagu bedroom pop yang sederhana hingga album yang dipenuhi warna rock alternatif, setiap rilisannya memperlihatkan keberanian untuk terus berkembang. Pylon tampaknya menjadi titik ketika seluruh pengaruh musik yang selama ini menginspirasinya bertemu dalam satu karya. Dalam beberapa wawancara terdahulu bersama NME dan Rolling Stone UK, Bea pernah bercerita bahwa ia tumbuh dengan mendengarkan musik grunge, rock alternatif, dan band-band era 1990-an. Kini, pengaruh tersebut terdengar semakin jelas dalam musiknya. Jika Sun Has Set menjadi gambaran awal, maka Pylon berpotensi menjadi salah satu album rock alternatif yang paling menarik untuk disimak tahun ini, sekaligus memperlihatkan sisi beabadoobee yang lebih berani, lebih bising, dan lebih jujur secara emosional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....