Daisy Chain Fields, Mimpi Olivia Jadi Nyata

  • 12 Jul 2026 21:05 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Olivia Rodrigo resmi membawa mimpinya ke panggung nyata lewat Daisy Chain Fields, festival musik pertamanya yang akan digelar pada 29 Agustus 2026 di Great Park, Irvine, California. Pengumuman ini ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya, disertai pesan bahwa festival tersebut telah lama ia impikan. Dikutip dari wawancaranya bersama Pitchfork, Olivia mengaku merasa memiliki tanggung jawab besar terhadap para penggemar muda yang hadir di setiap konsernya. Menurutnya, musik bisa menjadi ruang untuk membangun komunitas yang positif, menghadirkan sosok panutan, sekaligus menciptakan perubahan melalui kebersamaan. Gagasan itu kemudian diwujudkan dalam sebuah festival dengan seluruh penampil perempuan atau grup yang dipimpin perempuan, sementara 100 persen keuntungan bersih dari penjualan tiket akan disalurkan kepada organisasi yang memperjuangkan hak perempuan dan anak perempuan.

Konsep Daisy Chain Fields tidak lahir begitu saja. Olivia secara terbuka menyebut Lilith Fair sebagai inspirasi utamanya. Festival legendaris yang berlangsung pada 1997 hingga 1999 itu digagas oleh Sarah McLachlan setelah muncul anggapan di industri musik bahwa dua artis perempuan tidak akan mampu menarik penonton dalam satu rangkaian konser. Anggapan tersebut justru dipatahkan oleh Lilith Fair yang sukses besar dan menjadi salah satu simbol penting representasi perempuan dalam industri musik Amerika Utara. Melalui Daisy Chain Fields, Olivia seolah menghidupkan kembali semangat tersebut untuk generasi baru. Bukan sekadar menghadirkan konser, tetapi juga menunjukkan bahwa panggung yang didominasi musisi perempuan mampu menjadi ruang kreatif, inklusif, sekaligus memiliki dampak sosial yang nyata.

Lineup Daisy Chain Fields memperlihatkan bagaimana Olivia merangkai lintas generasi dalam satu festival. Nama-nama seperti Bikini Kill, Garbage, The Breeders, Mitski, Chappell Roan, Doechii, KATSEYE, Rachel Chinouriri, Santigold, hingga penampilan spesial Stevie Nicks, Karen O, dan Sarah McLachlan akan berbagi panggung bersama Olivia Rodrigo. Dalam unggahannya di Instagram, Olivia menyebut para pengisi acara sebagai "my heroes and friends", sebuah ungkapan yang menggambarkan rasa hormatnya kepada musisi yang menginspirasinya. Menariknya, seluruh artis yang terlibat sepakat tampil tanpa mengambil keuntungan dari festival ini. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada berbagai organisasi nirlaba seperti Center for Reproductive Rights, Planned Parenthood, Johns Hopkins Center for Indigenous Health, Baby2Baby, National Women's Law Center, hingga National Domestic Workers Alliance. Keputusan tersebut mempertegas bahwa Daisy Chain Fields dibangun dengan tujuan yang melampaui hiburan semata.

Identitas festival ini juga terlihat kuat melalui desain visualnya. Poster Daisy Chain Fields mengadopsi nuansa gerakan counter culture Amerika Serikat era 1960-an dengan gaya pin DIY yang identik dengan komunitas hippie dan demonstrasi hak asasi manusia. Pilihan visual itu selaras dengan pesan yang ingin disampaikan Olivia, yaitu menghubungkan musik, kreativitas, dan kepedulian sosial dalam satu pengalaman yang utuh. Di tengah tren festival musik yang semakin kompetitif, Daisy Chain Fields menawarkan pendekatan berbeda. Festival ini tidak hanya menjual deretan nama besar, tetapi juga menghadirkan gagasan bahwa musik dapat menjadi penggerak solidaritas dan aksi nyata. Jika sukses, Daisy Chain Fields berpotensi menjadi salah satu model festival musik modern yang menggabungkan hiburan, aktivisme, dan filantropi dalam satu panggung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....