Berkat IPO SpaceX, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah
- 15 Jun 2026 22:20 WIB
- Manado
Poin Utama
- Skala kekayaan baru Musk kini berada di level yang belum pernah ada sebelumnya. Valuasi perusahaan hiburan dunia sekelas Disney ($175 M) dan Netflix ($340 M) bahkan kalah jauh.
- Elon Musk resmi jadi triliuner pertama di dunia setelah SpaceX IPO di bursa NASDAQ. Sahamnya langsung meroket 18% ke angka $154 per lembar pada hari pertama perdagangan.
- Dengan kekayaan barunya, Musk siap ekspansi besar-besaran. Layanan internet Starlink kini mengancam raksasa telekomunikasi, sementara divisi xAI (Grok) mulai membidik industri Hollywood.
RRI.co,id, Manado - Era baru miliarder dunia telah dimulai. Elon Musk secara resmi dinobatkan sebagai triliuner (trillionaire) pertama di planet bumi. Rekor fantastis ini tercipta setelah perusahaan kedirgantaraan miliknya, SpaceX, resmi melantai di bursa saham NASDAQ melalui skema Initial Public Offering (IPO) pada Jumat pagi.
Mengenakan jaket kulit hitam khasnya, Musk memimpin upacara pembukaan perdagangan (opening bell) bersama para petinggi SpaceX. Momen bersejarah ini langsung memicu euforia pasar dan mendapat sorotan penuh dari berbagai media keuangan global.
Hanya dalam beberapa jam setelah perdagangan dimulai, saham SpaceX (ticker: SPCX) langsung meroket hingga 18 persen dari harga penawaran awal. Saham tersebut melesat ke angka $154 per lembar saham, sebuah lonjakan yang otomatis mendongkrak total kekayaan bersih Musk melewati angka keramat $1 triliun (sekitar Rp16.400 triliun).
Dalam prospektus yang dibagikan kepada investor, manajemen SpaceX dengan percaya diri menyatakan visi besar mereka:
"Kami percaya telah mengidentifikasi total pasar potensial (Total Addressable Market / TAM) terbesar dan paling dapat ditindaklanjuti dalam sejarah umat manusia."
Meski dikenal lewat industri roket dan mobil listrik (Tesla), kekayaan triliunan dolar yang kini digenggam Musk diprediksi akan mengubah peta persaingan di sektor media, telekomunikasi, dan hiburan:
- Starlink: Layanan internet broadband satelit ini terus berekspansi cepat dan menjadi ancaman nyata bagi raksasa telekomunikasi konvensional seperti Comcast, Verizon, dan AT&T.
- xAI (Grok): Divisi kecerdasan buatan milik Musk kini tengah gencar mengembangkan model video generatif melalui Grok. Teknologi ini berpotensi besar mendisrupsi industri perfilman Hollywood.
- Platform X (Twitter): Musk terus mendorong platform media sosial ini untuk mengamankan lebih banyak pendapatan dari iklan dan langganan premium dalam beberapa tahun ke depan.
Skala kekayaan Musk saat ini dinilai berada di level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebagai perbandingan, kapitalisasi pasar The Walt Disney Co. saat ini berada di angka $175 miliar, sementara Netflix bernilai $340 billion. Angka-angka tersebut terlihat kecil jika dibandingkan dengan total kekayaan baru sang taipan teknologi.
Analis dari Wolfe Research, Peter Supino, mencatat bahwa pergerakan saham SpaceX ke depan akan lebih banyak didorong oleh kekuatan narasi jangka panjang yang visioner, ketimbang sekadar penilaian valuasi jangka pendek. Bagi para investor, potensi disrupsi masa depan yang ditawarkan Musk jauh lebih menarik ketimbang angka di atas kertas saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....