Menjadi Ibu, Menjadi Semesta Baru

  • 07 Jun 2026 10:45 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Setelah hampir tiga tahun sejak album Powders dirilis pada 2023, Eartheater kembali membuka babak baru dalam perjalanan kreatifnya. Musisi eksperimental bernama asli Alexandra Drewchin ini baru saja mengumumkan album penuh terbaru bertajuk Heavenly Body: If I'm The Bottle You're The Message yang akan meluncur pada 14 Juli 2026. Jika karya-karya sebelumnya banyak mengeksplorasi fantasi, alam, dan tubuh dalam konteks yang abstrak, kali ini Eartheater bergerak ke wilayah yang jauh lebih personal. Dikutip dari The Line of Best Fit, album ini lahir dari pengalaman kehamilan, perubahan tubuh, hingga proses emosional ketika menjadi seorang ibu. Ia bahkan mulai mengembangkan materi album hanya tiga bulan setelah kelahiran putrinya, Nova. Dalam pernyataannya, Eartheater menyebut bahwa musik di album ini lahir dari gejolak dan kebahagiaan menjadi seorang ibu, serta menjadi karya yang menurutnya harus segera dirilis karena terlalu dekat dengan pengalaman hidup yang sedang dijalani.

Nuansa tersebut terasa kuat dalam konsep album yang digambarkan sebagai kumpulan “dance lullabies”, perpaduan musik elektronik yang tetap ritmis namun dibalut atmosfer hangat dan reflektif. Dikutip dari DJ Mag, Heavenly Body: If I’m The Bottle You’re The Message berangkat dari gagasan tentang tubuh manusia sebagai wadah kehidupan baru, sekaligus ruang transformasi fisik dan emosional yang terjadi selama masa kehamilan. Tema ini membuat album tersebut terasa berbeda dibanding katalog Eartheater sebelumnya. Alih-alih berfokus pada eksperimen sonik semata, ia kini menempatkan pengalaman manusia yang sangat intim sebagai pusat narasi. Pendekatan itu juga diperkuat oleh keterlibatan David Sitek, produser yang dikenal lewat karya-karyanya bersama Yeah Yeah Yeahs, Jane’s Addiction, dan TV on the Radio. Kehadiran Sitek disebut menjadi salah satu faktor yang membentuk karakter album secara lebih kohesif dibanding proyek-proyek Eartheater terdahulu.

Single utama berjudul Paradise Rains menjadi pintu masuk yang menarik untuk memahami arah emosional album ini. Dalam keterangan yang dibagikan melalui materi promosi resmi dan dikutip oleh Pitchfork, Eartheater menjelaskan bahwa lagu tersebut terinspirasi dari keberhasilannya membeli kembali peternakan masa kecil yang telah terpisah darinya selama dua dekade. Momen itu ternyata memiliki makna yang jauh lebih besar karena menjadi hari ketika ia mengandung anak pertamanya. Kembalinya ia ke tempat yang penuh kenangan lama membuat berbagai memori, baik yang menyenangkan maupun menyakitkan, muncul kembali sebelum akhirnya melebur bersama kebahagiaan membangun keluarga baru. Dari sudut pandang itu, Paradise Rains tidak hanya berbicara tentang rumah atau nostalgia, tetapi juga tentang rekonsiliasi dengan masa lalu dan lahirnya kehidupan baru secara bersamaan.

Album ini akan berisi sebelas lagu, termasuk Fast Asleep yang menampilkan kolaborasi bersama Oklou dan lagu penutup Nova yang secara langsung mengambil nama putrinya. Menariknya, Nova juga melibatkan kolaborasi dengan Nosaj Thing dan Michael Andrews. Dengan kombinasi pengalaman personal, eksplorasi tubuh dan kehidupan, serta produksi yang lebih terfokus, Heavenly Body: If I’m The Bottle You’re The Message berpotensi menjadi salah satu karya Eartheater yang paling terbuka secara emosional. Album ini tampaknya bukan sekadar dokumentasi tentang menjadi seorang ibu, melainkan catatan tentang bagaimana identitas seseorang berubah ketika kehidupan baru hadir dan menggeser seluruh pusat gravitasi hidupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....