Galura Tropikalia Jadi Film Hidup

  • 03 Mei 2026 05:11 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – The Panturas mendorong batas karya mereka lewat Galura Tropikalia Alive. Mini album berbahasa Sunda itu tidak berhenti sebagai rilisan audio. Ia dipindahkan ke medium visual menjadi film pendek yang menyatu dengan performa live. Pendekatan ini relevan dengan tren audio visual performance yang menggabungkan konser dan narasi sinematik, seperti sering dibahas dalam publikasi NTS Radio tentang evolusi live session. Hasilnya bukan sekadar dokumentasi musik. Ini pengalaman yang memaksa kamu membaca ulang lirik sebagai cerita sosial.

Film ini disutradarai Kathleen Malay dan diproduksi Lynx Films. Ceritanya sederhana tapi tajam. Sepasang kekasih menghadapi retak hubungan. Konflik itu dibagi dalam enam segmen yang terhubung dengan lagu. Struktur ini mirip konsep song cycle dalam studi Musicology, di mana tiap lagu membawa bagian cerita yang utuh. Bedanya, di sini visual dan performa live jadi pengikat. Semua musik direkam langsung di lokasi Sumedang dan Jatinangor. Pilihan ini bukan estetika semata. Ini memberi tekstur real yang sulit diganti studio.

Narasi film bergerak dari dunia spiritual sampai isu sosial. Ada representasi khodam dalam tradisi Sunda. Ada nelayan dengan ritual yang berujung tak terduga. Lalu masuk ke kritik soal judi online. Ini bukan tema acak. Data dari World Bank sering menyorot dampak ekonomi informal dan perilaku berisiko di masyarakat berkembang. Judi online jadi contoh konkret. Film ini memanfaatkan simbol lokal untuk bicara isu aktual. Di sini letak kekuatannya. Musik bukan latar. Musik jadi medium kritik.

Penayangan perdananya terjadi di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2025. Lalu hadir di Jakarta lewat kolaborasi komunitas. Format acaranya juga tidak biasa. Screening, diskusi, lalu DJ set oleh personel band. Ini menunjukkan pergeseran konsumsi karya. Penonton tidak lagi pasif. Mereka ikut membedah dan merayakan karya dalam satu ruang. Jika dilihat dari perspektif Media Studies, ini menguatkan pola partisipatif audiens. Galura Tropikalia Alive bukan sekadar film pendek. Ini eksperimen lintas medium yang menempatkan musik, cerita, dan realitas sosial dalam satu alur yang kohesif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....