Seringai Kembali lewat "IV: ANASTASIS"
- 26 Apr 2026 00:49 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Setelah jeda panjang hampir tujuh tahun, Seringai akhirnya kembali dengan album penuh keempat berjudul IV: ANASTASIS. Album ini tidak sekadar penanda comeback.
Ini juga jadi penghormatan terakhir untuk Ricky Siahaan yang telah menjadi bagian penting sejak awal perjalanan band. Dikutip dari pernyataan resmi @seringai_official, sebagian besar materi dalam album ini lahir dari proses kreatif bersama Ricky sebelum kepergiannya. Ini membuat setiap track terasa lebih personal dan punya bobot emosional yang kuat.
Perayaan rilisnya pun dibuat intim tapi padat energi. Sekitar 500 Serigala Militia hadir dalam album launch di M Bloc Live House. Seringai membawakan setlist hampir dua jam. Mereka menggabungkan materi baru dengan lagu klasik yang sudah jadi anthem. Formasi panggung terbaru juga memberi warna berbeda. Dikutip dari dokumentasi penggemar di media sosial, atmosfernya terasa lebih intens. Bukan hanya selebrasi, tapi juga momen refleksi atas perjalanan panjang band ini.
Dari total 12 lagu, 11 di antaranya dikembangkan bersama Ricky dan diproduksi dengan Antara Suara. Secara musikal, arah album ini terlihat lebih gelap dan kontemplatif. Ini menarik karena Seringai yang dikenal agresif justru membuka ruang eksplorasi baru. Dikutip dari teori evolusi musik oleh Simon Frith dalam kajian popular music studies, band yang bertahan lama biasanya mengalami pergeseran ekspresi untuk menjaga relevansi. Dalam konteks ini, Anastasis bukan sekadar keras. Ia juga reflektif.
Namun ada hal yang perlu diuji. Apakah eksplorasi ini akan diterima luas atau hanya kuat di basis penggemar lama. Perubahan gaya sering membawa risiko alienasi. Tapi di sisi lain, stagnasi juga bisa membuat band kehilangan arah. Seringai memilih jalur yang lebih berani. Mereka tetap membawa identitas, tapi tidak terjebak di formula lama. Jika dilihat dari respons awal komunitas, arah ini justru memperkuat posisi mereka sebagai band yang masih relevan dan tidak sekadar hidup dari nostalgia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....