Kelelawar Malam Kembali dengan Album Ketiga

  • 19 Apr 2026 05:23 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Setelah jeda panjang sejak Jalan Gelap, Kelelawar Malam kembali dengan album ketiga berjudul Kesurupan. Delapan track seperti Misteri, Kesurupan, hingga Tulang Belulang disusun bukan sekadar sebagai lagu, tapi sebagai rangkaian narasi gelap yang saling terhubung. Dikutip dari pernyataan mereka di akun Bandcamp resmi, album ini memang dirancang lebih reflektif. Bukan hanya agresif secara sound, tapi juga dalam cara mereka membangun cerita dan atmosfer.

Secara musikal, ada pergeseran yang cukup jelas. Komposisi terasa lebih dinamis. Riff tetap kasar, tapi tidak lagi satu dimensi. Ada ruang untuk melodi yang lebih tajam dan repetitif. Ini membuat lagunya lebih mudah melekat tanpa kehilangan intensitas. Pendekatan vokal yang diarahkan oleh Tanya Ditaputri juga memperluas spektrum emosi. Tidak hanya marah, tapi juga cemas dan kosong. Menurut referensi estetika musik ekstrem dari Berklee College of Music, eksplorasi dinamika seperti ini sering jadi penanda evolusi band yang ingin keluar dari pola repetitif.

Tema yang diangkat juga tidak ringan. Mistisisme, spiritualitas, sampai kematian hadir sebagai fondasi lirik. Tapi yang menarik, semua itu tidak jatuh ke klise horor. Ada konteks urban yang terasa dekat. Ini terlihat dari cara mereka memadukan mitos lokal dengan realitas sosial. Pendekatan ini sejalan dengan tren global di skena metal bawah tanah, seperti dicatat dalam kurasi Bandcamp Daily yang menyoroti meningkatnya eksplorasi identitas lokal dalam musik ekstrem. Jadi Kesurupan tidak berdiri sebagai imitasi, tapi sebagai interpretasi.

Album ini dirilis pada 30 Maret 2026 bersama Grieve Records dalam format digital, dengan rencana rilisan fisik menyusul. Proses rekaman dilakukan di Gloom Studio dan Syaelendra Studio, dengan mixing dan mastering oleh Ecky Banbaroesa, serta artwork oleh Deta Beringas. Semua elemen ini memperkuat identitas mereka. Pertanyaannya sekarang, apakah arah yang lebih reflektif ini akan memperluas audiens, atau justru mempersempit ke pendengar yang lebih spesifik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....