Olivia Rodrigo Cover Lagu The Book of Love
- 03 Apr 2026 22:35 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Olivia Rodrigo kembali menunjukkan sisi lain dari musik pop. Ia membawakan ulang lagu The Book of Love milik The Magnetic Fields dengan pendekatan yang jauh dari sekadar cover biasa.
Video musiknya menampilkan rekaman anak-anak dari Palestina, Sudan, Ukraina, dan Yaman. Visual ini bukan dibuat oleh tim produksi besar. Banyak bagian direkam langsung oleh anak-anak itu sendiri. Dikutip dari pernyataan komunitas War Child UK, pendekatan ini sengaja dipilih untuk memberi ruang bagi perspektif anak-anak di tengah konflik. Hasilnya terasa jujur. Tidak dramatis berlebihan. Justru sederhana, tapi kena.
Di dalam video, kamu melihat kontras yang tajam. Anak-anak berlari di antara reruntuhan. Mereka tertawa di tenda pengungsian. Mereka tetap bermain. Di titik ini, video tidak mencoba menjelaskan konflik secara detail. Ia menunjukkan dampaknya secara langsung. Menurut laporan UNICEF, anak-anak di wilayah konflik sering mengalami gangguan psikologis jangka panjang, namun tetap menunjukkan resiliensi melalui aktivitas bermain dan interaksi sosial. Visual di video ini menguatkan data itu. Suara Olivia yang lembut tidak mengambil alih cerita. Ia justru jadi lapisan emosi yang menahan, bukan meledakkan.
Proyek ini menjadi bagian dari album HELP(2) yang dirilis oleh War Child Records. Album ini melibatkan banyak nama besar seperti Arctic Monkeys, Damon Albarn, Depeche Mode, Arlo Parks, Beabadoobee, hingga Wet Leg. Seluruh hasil penjualan dialokasikan untuk program bantuan kemanusiaan. Dikutip dari rilisan resmi War Child Records, fokus utama penggalangan dana ini adalah respons darurat dan dukungan jangka panjang bagi anak-anak terdampak konflik. Ini bukan kampanye simbolik. Ada mekanisme distribusi bantuan yang jelas dan sudah berjalan.
Jika ditarik ke belakang, proyek ini punya akar panjang. Album HELP versi pertama dirilis pada era 1990-an saat Bosnian War. Saat itu, nama seperti Paul McCartney, Oasis, Sinéad O’Connor, dan Radiohead ikut terlibat. Dikutip dari arsip War Child, pendekatan musik sebagai medium advokasi terbukti efektif untuk menggerakkan publik. HELP(2) melanjutkan pola yang sama, tapi dengan konteks baru. Dirilis pada 6 Maret 2026, album ini tidak hanya mengajak kamu mendengar musik. Ia mendorong kamu untuk melihat realitas yang sering diabaikan, lalu memutuskan apakah kamu akan diam atau ikut terlibat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....