5 Centimeters Per Second Kembali Pulang

  • 07 Feb 2026 05:02 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Setelah hampir dua dekade beredar sebagai cult classic, 5 Centimeters Per Second akhirnya kembali hadir di layar Indonesia. Film animasi karya Makoto Shinkai yang pertama kali dirilis pada 2007 ini mengikuti perjalanan Takaki dan Akari, dua sahabat sejak sekolah dasar yang perlahan terpisah oleh perpindahan kota, jarak, dan waktu. Penayangan ulang ini menjadi momen perayaan penting. Bukan hanya nostalgia, tapi juga pengakuan atas karya yang kerap disebut sebagai fondasi estetika dan tema besar Shinkai. Informasi penayangan di Indonesia ini dikonfirmasi melalui materi promosi resmi distributor film Jepang yang menangani rilis internasionalnya.

Pemutaran animasi ini terasa lebih istimewa karena disertai special interview dengan Makoto Shinkai. Dalam sesi tersebut, Shinkai secara terbuka merefleksikan hubungannya dengan film ini. Dikutip dari wawancara yang ditayangkan khusus untuk penonton, Shinkai menyebut 5 Centimeters Per Second sebagai karya yang tidak mungkin ia buat ulang dengan dirinya yang sekarang. Ia mengakui film ini lahir dari emosi dan sudut pandang yang sudah banyak hilang seiring waktu. Pernyataan ini mempertegas posisi film tersebut sebagai kapsul perasaan, bukan sekadar produk teknis animasi.

Babak baru dibuka lewat penayangan versi live action yang sebelumnya telah tayang di Jepang pada 10 Oktober 2025. Versi ini tetap mempertahankan struktur tiga bagian pendek. Cherry Blossom Story, Cosmonaut, dan 5 Centimeters per Second. Dikutip dari catatan produksi yang dirilis oleh pihak studio Jepang, pendekatan naratifnya sengaja dibuat setia pada versi animasi. Adaptasi ini disutradarai oleh Yoshiyuki Okuyama, dengan Hokuto Matsumura dari SixTONES sebagai Takaki, dan Mitsuki Takahata sebagai Akari. Keduanya membawa interpretasi baru tanpa menghapus kesunyian yang menjadi napas utama ceritanya.

Penayangan ulang film animasi 5 Centimeters Per Second di Indonesia dimulai pada 16 Januari 2026, disusul versi live action pada 30 Januari 2026. Jadwal ini diumumkan melalui kanal resmi pemegang lisensi distribusi Asia. Kehadiran dua versi ini membuka ruang baca yang berbeda. Kamu bisa melihat bagaimana satu cerita yang sama berbicara lintas medium dan generasi. Dari animasi yang sunyi, hingga live action yang lebih membumi. Keduanya menegaskan satu hal. Ada cerita yang justru bertahan karena ia tidak pernah berusaha menjelaskan segalanya.

(Sultan Jody Akbar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....