Monumen Yesus Memberkati: Simbol Keagungan dan Pesona Kota Manado
- 02 Mei 2024 06:16 WIB
- Manado
KBRN, Manado:
Patung Yesus setinggi 50 meter (158 kaki),dengan kemiringan 35 derajat, seolah melayang di udara, menarik perhatian dengan kedua tangan yang terangkat dan menghadap utara, memberkati warga Manado dan sekitarnya. Dari sisi samping, jubah yang berkibar seakan tertiup angin, menambah pesona visual Monumen ini.

Monumen ini diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang, pada 2 November 2007, sebagai bagian dari perayaan satu tahun Citraland. Dibuat dari 25 ton serat logam dan 35 ton baja, Monumen ini bukan hanya seni visual, tetapi juga menjadi simbol kerukunan umat beragama di daerah tersebut.
Menurut majalah Notredame Edisi No. 24, Oktober-Desember 2018, Monumen ini menjadi manifestasi perdamaian dan harmoni antaragama. Meskipun tidak ditujukan hanya untuk umat mayoritas Manado, Monumen Yesus Memberkati telah menjadi ikon Sulawesi Utara dan dihargai sebagai tujuan wisata religi.
Kompleks Monumen ini terdiri dari tiga elemen: Patung Yesus Memberkati, Jalan Salib, dan Plaza Getsemani. Jalan Salib memberikan pengalaman spiritual dengan replika jalan salib yang memiliki 14 tempat pemberhentian, menceritakan perjalanan sulit Yesus. Meski harus mendaki 200 anak tangga, pengunjung dapat menikmati kisah sengsara Yesus dan beristirahat di setiap pemberhentian.
Bagi yang ingin melihat Monumen Yesus Memberkati, akses masuk dapat ditemukan di dalam kompleks perumahan Citraland. Dari sana, selain menikmati keindahan patung, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan Gunung Klabat, Bunaken, Pulau Manado Tua, dan Kota Manado yang memukau.
Monumen ini tidak hanya sebuah karya seni monumental, tetapi juga sebuah pengalaman spiritual dan pemandangan spektakuler yang menciptakan kenangan tak terlupakan dari kota Manado,Sulawesi Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....