Stres dan Cemas Berbeda, Kenali Gejala dan Penyebabnya

  • 13 Sep 2026 21:23 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Stres dan kecemasan sering dianggap sama karena dapat menimbulkan gejala serupa. Padahal, keduanya memiliki perbedaan terutama dari pemicu dan durasinya.

Dikutip dari hellosehat.com, Stres merupakan respons alami tubuh terhadap tekanan yang sedang dihadapi, seperti pekerjaan, konflik, atau situasi mendesak. Kondisi ini memicu pelepasan hormon adrenalin dan kortisol yang membuat tubuh lebih waspada. Stres biasanya berkurang setelah sumber tekanan teratasi.

Sementara itu, kecemasan merupakan rasa khawatir atau gelisah terhadap sesuatu yang belum terjadi. Perasaan ini dapat muncul tanpa pemicu yang jelas dan bertahan lebih lama. Pengalaman buruk pada masa lalu juga dapat menjadi salah satu pemicunya.

Keduanya dapat menyebabkan jantung berdebar, berkeringat, sulit tidur, perubahan nafsu makan, dan sulit berkonsentrasi. Namun, kecemasan yang terus berlangsung dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari perlu mendapat perhatian karena dapat berkaitan dengan gangguan kecemasan.

Jika rasa cemas atau stres sulit dikendalikan dan menghambat pekerjaan, pendidikan, hubungan sosial, atau kehidupan sehari-hari, konsultasi dengan psikolog atau dokter dapat dilakukan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....