Kenali Pitiriasis Alba Penyebab Bercak Putih pada Anak
- 28 Jul 2026 17:07 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Bercak putih pada wajah anak sering membuat orang tua khawatir karena dianggap sebagai panu. Padahal, tidak semua bercak putih disebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyebab yang cukup sering ditemukan adalah pitiriasis alba, yaitu kelainan kulit ringan yang banyak dialami anak-anak dan remaja.
Dikutip dari kemkes.go.id, Pitiriasis alba ditandai dengan bercak berwarna lebih terang dibandingkan kulit di sekitarnya. Permukaannya dapat terasa kering dan disertai sisik halus. Bercak paling sering muncul di pipi, tetapi juga dapat ditemukan di leher, lengan atas, dan badan bagian atas. Kondisi ini tidak menular, tidak berbahaya, dan umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri.
Bercak biasanya tampak lebih jelas setelah anak sering beraktivitas di bawah sinar matahari. Hal ini terjadi karena kulit normal menjadi lebih gelap, sedangkan area bercak tetap berwarna lebih terang. Kondisi tersebut sering membuat orang tua mengira anak mengalami panu.
Perbedaan utama pitiriasis alba dan panu terletak pada penyebabnya. Pitiriasis alba berkaitan dengan kulit kering, kulit sensitif, atau riwayat dermatitis atopik. Sebaliknya, panu atau tinea versicolor disebabkan oleh pertumbuhan jamur Malassezia pada kulit sehingga memerlukan pengobatan antijamur.
Dokter dapat membedakan kedua kondisi tersebut melalui pemeriksaan fisik. Jika diperlukan, pemeriksaan kerokan kulit dengan larutan kalium hidroksida (KOH) dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya jamur. Pada pitiriasis alba hasil pemeriksaan umumnya negatif, sedangkan pada panu ditemukan elemen jamur.
Penanganan pitiriasis alba lebih difokuskan pada menjaga kesehatan kulit. Penggunaan pelembap secara rutin, sabun yang lembut, dan tabir surya dapat membantu mengurangi kekeringan sekaligus menyamarkan perbedaan warna kulit. Bila muncul gatal atau kemerahan, dokter dapat meresepkan obat oles antiradang dalam jangka pendek.
Apabila bercak putih tidak kunjung membaik, semakin luas, atau sulit dibedakan dengan vitiligo maupun panu, segera periksakan anak ke dokter spesialis kulit. Diagnosis yang tepat akan membantu menentukan penanganan yang sesuai serta menghindari penggunaan obat yang tidak diperlukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....