Kenali Masalah Kulit Bayi dan Cara Mengatasinya
- 19 Mei 2026 10:05 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Masalah kulit pada bayi menjadi kondisi yang umum terjadi, terutama karena kulit bayi masih sensitif dan mudah mengalami iritasi. Dikutip dari Hellosehat.com, beberapa gangguan kulit biasanya tidak berbahaya, tetapi tetap perlu dikenali agar tidak berkembang menjadi infeksi.
Salah satu yang paling sering dialami bayi adalah ruam popok. Kondisi ini ditandai kulit kemerahan di area popok akibat kelembapan dan jarangnya penggantian popok. Selain itu, bayi juga rentan mengalami biang keringat karena saluran keringat tersumbat, sehingga muncul bintik merah yang terasa gatal di wajah, leher, atau tubuh.
Masalah kulit lain yang umum terjadi adalah eksim atau dermatitis atopik. Kondisi ini menyebabkan kulit merah, kering, bersisik, dan gatal. Pemicu eksim biasanya berasal dari sabun, deterjen, atau kulit yang terlalu kering. Kulit kering sendiri juga sering dialami bayi akibat terlalu lama mandi atau perubahan suhu lingkungan.
Beberapa bayi memiliki hemangioma, yaitu tanda lahir merah yang terbentuk dari pembuluh darah di bawah kulit. Ada juga biduran yang muncul sebagai bentol merah akibat reaksi alergi makanan, udara dingin, atau paparan sinar matahari.
Selain itu, cradle cap atau kerak kepala sering muncul pada bayi usia dini dengan ciri bercak kuning berminyak di kulit kepala. Kondisi ini tidak menular dan biasanya hilang sendiri. Milia atau bintik putih kecil di wajah bayi juga umum terjadi akibat sel kulit mati yang terjebak di permukaan kulit.
Sementara itu, impetigo menjadi salah satu masalah kulit yang perlu diwaspadai karena disebabkan infeksi bakteri. Kondisi ini ditandai luka lecet di sekitar hidung dan mulut yang dapat menyebar ke bagian tubuh lain.
Orang tua disarankan menjaga kebersihan kulit bayi, rutin mengganti popok, serta menggunakan produk perawatan yang lembut agar risiko gangguan kulit dapat dikurangi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....