Diet Alkali Dinilai Sehat namun Perlu Pengawasan Nutrisi

  • 13 Mei 2026 22:14 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Diet alkali menjadi salah satu pola makan yang mulai banyak diminati masyarakat karena dianggap mampu membantu menjaga kesehatan tubuh. Pola makan ini menekankan konsumsi makanan bersifat basa seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, serta membatasi makanan olahan, daging merah, alkohol, dan minuman berkafein.

Dikutip dari kemkes.go.id, pola makan ini dipercaya membantu menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan jantung karena lebih banyak mengandalkan makanan rendah lemak dan kaya serat. Diet alkali juga dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi, diabetes tipe 2, dan osteoporosis.

Meski begitu, para ahli menegaskan diet alkali tidak dapat mengubah pH darah secara langsung. Tubuh manusia memiliki sistem alami untuk menjaga keseimbangan pH agar tetap normal. Namun, pola makan sehat dalam diet alkali tetap memberi manfaat karena memperbanyak konsumsi makanan bergizi dan mengurangi junk food.

Beberapa makanan yang dianjurkan dalam diet alkali antara lain apel, pisang, alpukat, brokoli, wortel, timun, oats, quinoa, serta susu kedelai. Air putih dan teh herbal tanpa gula juga menjadi pilihan minuman yang disarankan.

Di sisi lain, diet alkali perlu dilakukan secara seimbang. Pembatasan makanan tertentu dapat menyebabkan tubuh kekurangan protein, zat besi, vitamin B12, dan kalsium jika tidak diatur dengan baik. Karena itu, masyarakat dianjurkan tetap memperhatikan kebutuhan gizi harian saat menjalani diet ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....