Semangat Reformasi: Membara atau Mulai Padam
- 27 Agt 2025 06:27 WIB
- Manado
KBRN,Manado: Semangat Reformasi 1998 masih menjadi bahan refleksi penting bagi bangsa. Momentum panjang ini terus ditagih maknanya dalam berbagai diskusi publik dan aksi nyata di tengah tantangan demokrasi yang kian kompleks.
Refleksi Generasi Muda: Pendidikan dan Persatuan
Seperti dikutip dari nasional.tvrinews.com dalam diskusi publik berjudul “Evaluasi Perjalanan Bangsa Indonesia 27 Tahun Reformasi: Meneguhkan Pancasila di Tengah Dinamika Zaman”, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) mendorong generasi muda untuk terus menjaga semangat reformasi khususnya melalui pendidikan dan persatuan.
Ketua Eksekutif Wilayah LMND Jakarta, Betran Sulani, menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi pemerintahan yang bersih dan demokratis, serta mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat. Akademisi Tuti Widyaningsrum mengingatkan, “Warisin apinya, jangan debunya,” sebagai ajakan agar nilai-nilai reformasi tetap hidup dan menjadi tindakan nyata.
Reformasi sebagai Modal Ekonomi dan Politik
Media Media Indonesia juga menyuarakan bahwa momentum 27 tahun Reformasi harus dijadikan modal untuk perbaikan ekonomi. Syahganda Nainggolan dari GREAT Institute menyatakan bahwa sedang ada harapan baru kepada pemerintahan saat ini untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan dan melawan dominasi oligarki.
Demokrasi yang Masih Diuji
Peringatan Reformasi ke-27 bukan hanya seremoni, tetapi juga momen evaluasi demokrasi Indonesia. Micro.co.id menjelaskan bahwa demokrasi pasca-Reformasi sudah mengalami kemajuan—dengan kebebasan pers, munculnya banyak partai politik, dan peran masyarakat sipil namun tetap diliputi tantangan seperti korupsi, ketimpangan sosial, dan polarisasi politik.
Inti Semangat Reformasi Hari Ini
- Generasi muda punya peran besar untuk meneruskan idealisme, melalui pendidikan, kesadaran politik, dan rasa persatuan.
- Semangat Reformasi bukan hanya sejarah, tetapi alat untuk mengatasi demokrasi yang labil dan ekonomi yang karut-marut.
- Agenda reformasi masih harus diperkuat, terutama dalam memberantas korupsi, memperkuat kesejahteraan, dan menjaga inklusivitas dalam sistem politik.
(Stanly Kalumata)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....