Tiang Raja, Penopang Rumah Penjaga Tradisi

  • 18 Jun 2025 10:16 WIB
  •  Manado

KBRN,Manado: Tiang raja adalah tiang utama yang menopang struktur bangunan panggung, dinding, hingga atap. Dikutip dari fortuneidn.com Tiang raja Biasanya dibuat dari kayu jati atau kayu keras lainnya, tiang ini berfungsi sebagai poros struktur rumah adat.

Berikut adalah Contoh Tiang raja di Berbagai Rumah Adat

- Rumah Dalam Loka di Sumbawa:

Memiliki 99 tiang utama dari kayu jati, tinggi ~7,8 m dan diameter ~30 cm

Simbolik: 99 tiang melambangkan “99 Asmaul Husna” dalam tradisi Islam, mempertebal unsur spiritual dan sosial

-Rumah Bugis-Makassar (Saoraja/Balla):

Memiliki tiang penyangga yang digunakan untuk menopang badan rumah dan menandai kasta pemilik – semakin banyak dan besar tiang, semakin tinggi status sosialnya

- Rumah Joglo Jawa:

Dipegang oleh beberapa saka guru (tiang utama), yang membentuk kerangka atap segi empat – menjadi fondasi kokoh dan simbol

hierarki ruang, terutama untuk ruang pendopo atau utama.

Fungsi Tiang Raja

Struktural: Menopang beban atap, lantai, dan dinding; mempertahankan kestabilan, terutama pada bangunan panggung .

Kultural & Simbolik:

Menyatakan kekayaan, status sosial, dan identitas budaya.

Tiang banyak dan tinggi asing di kalangan bangsawan (Bugis, Sumbawa).

Dalam konsep adat, tiang bisa merefleksikan hubungan manusia—bumi—surga.

Filosofis:

Menyimbolkan kosmos (pilar langit), penghubung manusia dengan leluhur dan alam, seperti pada rumah tradisional Toraja, Banjar, dan Dayak .

Relevansi Masa Kini

-Pelestarian Budaya: Pembangunan dan restorasi rumah adat semakin banyak dilakukan, menggunakan tiang raja sebagai simbol

kekayaan arsitektur tradisional.

-Inspirasi Desain Modern: Arsitek kontemporer mengadopsi tiang kayu besar sebagai elemen estetika yang menonjol, menyuntikkan

nuansa heritage dalam hunian modern.

Kesimpulan

Tiang raja adalah tulang punggung struktural sekaligus simbol budaya penopang makna spiritual, sosial, dan estetika dalam arsitektur tradisional Indonesia. Kehadirannya menegaskan pentingnya menjaga warisan kultural dan menawarkan inspirasi bagi desain masa depan.

(Stanly Kalumata)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....