Ini Alasan Mengapa Bayi Sebaiknya Tidur Tanpa Bantal
- 23 Mei 2025 04:33 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Meskipun tampak nyaman, tidur menggunakan bantal justru berbahaya bagi bayi. Mengutip dari WebMD, bayi sebaiknya tidak menggunakan bantal hingga berusia dua tahun karena risiko keselamatan yang serius. Berikut delapan alasannya:
1. Risiko SIDS (Sindrom Kematian Mendadak)
Bantal bisa menyebabkan bayi tersedak atau tercekik saat tidur karena isinya bisa bergeser atau bocor.
2. Gangguan Pernapasan
Bantal empuk bisa menutupi hidung dan mulut bayi, menyebabkan bayi kehabisan udara.
3. Cedera Leher
Bentuk bantal yang tidak sesuai bisa membuat posisi leher tidak natural, meningkatkan risiko terkilir.
4. Kepala Datar (Flat Head Syndrome)
Penggunaan bantal justru bisa memberi tekanan berlebih pada satu sisi kepala, memperparah bentuk kepala datar.
5. Suhu Tubuh Meningkat
Bantal dapat memerangkap panas, menyebabkan bayi berkeringat dan berisiko mengalami suhu tubuh berlebih.
6. Risiko Alergi Kulit
Sarung bantal dapat menyimpan debu, tungau, dan bakteri yang memicu alergi dan iritasi kulit bayi.
7. Bayi Mudah Terguling
Bantal dapat membuat bayi terguling ke posisi yang membahayakan, seperti menelungkup atau mendekati tepi tempat tidur.
8. Tertindih Bantal
Jika bayi terperangkap di bawah bantal, ia belum mampu melepaskan diri sendiri, yang bisa menyebabkan sesak atau bahaya lainnya.
Kesimpulan:
Demi keamanan, biarkan bayi tidur di permukaan datar tanpa bantal, selimut tebal, atau benda empuk lainnya. Kesederhanaan justru yang terbaik untuk tidur nyenyak dan aman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....