Jembatan Soekarno Manado: Ikon Infrastruktur dan Pariwisata Sulawesi Utara
- 21 Apr 2025 20:33 WIB
- Manado
KBRN,Manado: Jembatan Soekarno yang membentang di atas Sungai Tondano dan Teluk Manado telah menjadi simbol kemajuan infrastruktur di Sulawesi Utara. Dikutip dari laman antaranews.com, jembatan ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Mei 2015, jembatan ini menghubungkan pusat kota dengan kawasan Tuminting dan Bahu, memperlancar arus lalu lintas dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Spesifikasi dan Sejarah Pembangunan:
Panjang 1.127 meter
Jenis Cable-stayed (jembatan gantung kabel)
Anggaran ±Rp 300,35 miliar
Masa pembangunan dimulai tahun 2003, rampung tahun 2015
Tujuan utama dibangunnya Jembatan ini yakni untuk mengurangi kemacetan dan mendukung penataan kawasan pusat kota Pembangunan jembatan ini sempat mengalami penundaan selama lebih dari satu dekade sebelum akhirnya diselesaikan dan diresmikan. Selain sebagai infrastruktur penunjang, jembatan ini juga menjadi icon pariwisata.
Selain sebagai jalur transportasi vital, Jembatan Soekarno juga menjadi destinasi wisata populer. Desain arsitekturalnya yang modern, terutama saat disinari lampu pada malam hari, menarik perhatian wisatawan dan warga lokal untuk berkunjung dan berfoto. Pemandangan Teluk Manado dari atas jembatan menawarkan pengalaman visual yang menakjubkan, menjadikannya spot favorit untuk menikmati matahari terbenam.
Jembatan ini menghubungkan dua jalur utama, Boulevard I dan Boulevard II, yang sebelumnya terpisah. Dengan adanya jembatan ini, akses antara pusat kota dan kawasan Tuminting menjadi lebih efisien, mendukung distribusi barang dan mobilitas masyarakat.
(Stanly Kalumata)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....