"Tari Lili Royor: Warisan Budaya Minahasa yang Sarat Makna Sosial dan Filosofis"

  • 16 Apr 2025 23:34 WIB
  •  Manado

KBRN,Manado:Tari Lili Royor merupakan salah satu tarian tradisional khas Minahasa yang berasal dari wilayah berbahasa Tonsea di Minahasa Utara, Sulawesi Utara.Tarian ini dikenal sebagai ekspresi budaya yang kaya akan nilai-nilai sosial dan filosofis masyarakat Minahasa.

Dikutip dari laman jadesta.kemenparekraf.go.id, Tari Lili Royor biasanya ditampilkan oleh kelompok wanita, terdiri dari 6 hingga 10 orang, dan sering menjadi bagian dari atraksi budaya di desa wisata seperti Tumaluntung dan Kauditan 1.Tarian ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pelestarian budaya lokal yang mempererat hubungan antarwarga.

Lirik lagu yang mengiringi Tari Lili Royor menggunakan dialek Tonsea dan mengandung pesan-pesan moral seperti kerja keras, pendidikan, saling tolong-menolong, dan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan.Penelitian menunjukkan bahwa struktur linguistik dalam lirik tarian ini mencerminkan cara berpikir dan nilai-nilai yang telah diwariskan secara turun-temurun di kalangan masyarakat Tonsea.

Salah satu tema unik dalam Tari Lili Royor adalah penghormatan terhadap anggota keluarga termuda, yang dianggap memiliki peran penting dalam keluarga.Tema ini membedakan Tari Lili Royor dari tarian Minahasa lainnya seperti Maengket dan Mahzani.

Pemerintah daerah dan komunitas lokal terus berupaya melestarikan Tari Lili Royor melalui program-program budaya dan pariwisata, menjadikannya sebagai aset budaya yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang dan wisatawan yang berkunjung ke Minahasa.

(Stanly Kalumata)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....