Apa Itu Cap Go Meh dan Tangsin?
- 11 Feb 2025 06:05 WIB
- Manado
KBRN,Manado: Cap Go Meh merupakan perayaan yang menandai hari ke-15 sekaligus hari terakhir dari rangkaian Tahun Baru Imlek. Dalam bahasa Hokkian, "Cap Go Meh" berarti "malam ke-15," yang merujuk pada malam purnama pertama di tahun baru. Perayaan ini memiliki makna spiritual, sosial, dan budaya yang dalam, termasuk sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta harapan akan keberuntungan dan kebahagiaan di tahun yang baru .
Di kutip dari jnewsonline.com, Salah satu tradisi unik yang kerap dikaitkan dengan Cap Go Meh adalah Tangsin. Tangsin merupakan ritual spiritual yang biasa dilakukan dalam perayaan Cap Go Meh, terutama di Indonesia, seperti di Singkawang, Kalimantan Barat. Dalam ritual ini, seseorang dipercaya dirasuki oleh roh leluhur atau dewa sehingga memiliki kemampuan supranatural. Para peserta ritual Tangsin biasanya menunjukkan kekuatan spiritual mereka dengan menusukkan benda tajam ke tubuh atau berjalan di atas bara api. Tradisi ini diyakini bertujuan untuk mengusir roh jahat dan mendatangkan keberkahan bagi masyarakat .
Selain Tangsin, perayaan Cap Go Meh juga diwarnai dengan berbagai tradisi lain, seperti festival lentera, barongsai, pawai naga, dan menyantap hidangan khas seperti Lontong Cap Go Meh. Tradisi ini tidak hanya memperkuat nilai budaya Tionghoa, tetapi juga memperlihatkan akulturasi budaya yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia .
(Stanly Kalumata)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....