Wisata Kuliner Malam Kawangkoan Ba’ombong Diminati, Perputaran Uang Capai Rp1,3M
- 03 Mei 2026 18:49 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa — Meski baru beberapa bulan beroperasi, kawasan destinasi wisata kuliner malam Kawangkoan Ba’ombong mulai menarik perhatian masyarakat luas. Pengunjung tidak hanya datang dari wilayah Minahasa, tetapi juga dari Manado, Tomohon, Minahasa Selatan (Minsel), Minahasa Tenggara (Mitra), hingga daerah sekitarnya.
Direktur Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesMa) Kawangkoan, Edy Ruata, mengungkapkan bahwa kehadiran kawasan kuliner tersebut memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Kawangkoan Ba’ombong telah menciptakan dampak positif dalam beberapa aspek kehidupan sosial,” ujar Ruata kepada RRI Manado.
Ia menjelaskan, salah satu dampak yang mulai terlihat adalah berkurangnya tingkat kenakalan remaja, meskipun belum signifikan. Selain itu, keberadaan sekitar 60 lapak atau booth kuliner juga membuka peluang kerja bagi generasi muda di Kawangkoan, yang dikenal sebagai kota kuliner kacang.
“Lapak-lapak yang ada telah memberikan dampak positif dengan menciptakan lapangan pekerjaan bagi anak muda,” tambahnya.
Dari sisi ekonomi, kawasan ini juga menunjukkan geliat yang cukup signifikan. Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi, perputaran uang di kawasan tersebut diperkirakan mencapai Rp30 juta hingga Rp35 juta setiap malam.
“Jika diakumulasikan, perputaran uang per bulan bisa mencapai sekitar Rp1,3 miliar,” ungkap Ruata.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Kawangkoan, khususnya Camat Stenly David Umboh, yang telah memberikan kepercayaan kepada BUMDesMa Kawangkoan untuk mengelola kawasan tersebut.
Sebagai informasi, aktivitas wisata kuliner Kawangkoan Ba’ombong berlangsung setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....