Kerajinan Gerabah Pulutan Jadi Daya Tarik Wisata

  • 29 Jul 2025 17:04 WIB
  •  Manado

KBRN, Minahasa: Desa Pulutan di Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, terus menunjukkan geliat sebagai destinasi wisata unggulan berbasis industri gerabah keramik. Hampir setiap hari, desa wisata ini ramai dikunjungi wisatawan lokal, domestik, hingga mancanegara.

Hukum Tua Desa Pulutan, Rudy Wungkar, mengungkapkan bahwa tingginya tingkat kunjungan wisatawan disebabkan oleh keunikan dan daya tarik kerajinan tradisional gerabah yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

“Setiap harinya, banyak turis baik lokal maupun mancanegara yang datang berkunjung ke Desa Pulutan. Mereka tertarik melihat langsung proses pembuatan gerabah dari awal hingga finishing,” ujar Wungkar kepada RRI Manado.

Tak hanya wisatawan umum, desa ini juga menjadi tujuan edukatif bagi kalangan pelajar dan mahasiswa. Banyak sekolah dari berbagai daerah mengagendakan kunjungan belajar ke Desa Pulutan untuk melihat dan mempraktikkan secara langsung teknik pembuatan gerabah.

Menurut Rudy Wungkar, sekitar 70 persen warga Desa Pulutan yang terdiri dari laki-laki, perempuan, hingga anak muda berprofesi sebagai perajin gerabah. Hampir di setiap rumah yang tersebar di berbagai jaga (lingkungan) terdapat aktivitas produksi keramik, menjadikan desa ini hidup dengan nuansa industri kreatif lokal.

“Kami berupaya agar warisan budaya ini tidak punah. Kerajinan gerabah telah menjadi identitas dan sumber penghidupan warga Pulutan sejak dahulu kala,” jelasnya.

Dengan terus meningkatnya kunjungan dan keterlibatan aktif masyarakat, Desa Pulutan berpeluang besar menjadi ikon wisata kerajinan berbasis budaya di Sulawesi Utara.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....