Programmer Dorong UMKM Beralih ke Digital Kreatif
- 05 Jun 2025 21:58 WIB
- Manado
KBRN,Manado: Transformasi digital menjadi keniscayaan bagi pelaku usaha dan generasi muda di era teknologi saat ini. Markus Mamangkey, seorang programmer sekaligus pengajar, mendorong agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) segera beradaptasi ke arah digital, terutama melalui pengembangan konten kreatif dan aplikasi.
“Konten kreator adalah bagian dari bidang kreatif digital, tapi pengembangan aplikasi justru sangat potensial secara ekonomi,” ujar Markus saat diwawancarai, Selasa (3/6/2025).
Menurutnya, pengembang aplikasi saat ini banyak bekerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta, seperti toko, rumah sakit, dan kantor pemerintahan. Proyek-proyek tersebut memberikan pendapatan signifikan jika dikelola dengan baik.
“Misalnya perusahaan butuh sistem manajemen, kita buat aplikasinya. Itu bisa jadi penghasilan besar,” tambahnya.
Markus menegaskan bahwa mempertahankan sistem konvensional justru menghambat pertumbuhan usaha. Di era kecerdasan buatan (AI), ketertinggalan teknologi akan membuat pelaku usaha kehilangan pasar dan relevansi.
“Banyak toko tutup karena tidak beralih ke digital. Digital jangkauannya luas dan bisa diakses dari mana saja. Kalau tetap konvensional, usahanya akan lambat berkembang,” kata Markus.
Ia menekankan, digitalisasi bukan hanya tren, melainkan kebutuhan yang mendesak. Bisnis apapun, menurutnya, harus menyesuaikan diri agar bisa bertahan di tengah persaingan global.
Meski menjanjikan, dunia pemrograman tetap memiliki tantangan. Markus yang juga bekerja sebagai pegawai, mengaku manajemen waktu menjadi salah satu hambatan utama.
“Selesai kerja kantor baru bisa pegang proyek aplikasi. Tantangan lainnya adalah keamanan sistem. Begitu online, pasti ada saja yang coba-coba retas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, serangan siber kerap dilakukan oleh peretas yang ingin menguji kemampuan, bukan semata-mata untuk merusak. Meski demikian, sistem keamanan tetap harus jadi prioritas.
Markus berharap semakin banyak UMKM dan anak muda yang berani masuk ke ranah digital. Ia menilai potensi pertumbuhan dan pendapatan sangat terbuka lebar, asal dibarengi komitmen dan kemampuan beradaptasi.
“Kalau tidak berubah, pasti tertinggal. Sekarang bukan zamannya lagi hanya mengandalkan toko fisik. Semua sudah serba digital,” pungkasnya.
(Noni Octavia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....