Pemerintah Tegaskan Komitmen Digitalisasi UMKM

  • 05 Jan 2025 16:49 WIB
  •  Manado

KBRN, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui acara bertajuk "Upscaling UMKM Digital: Digitalize Culture through Technology". Kegiatan ini digelar di Kampung Wisata Keramik Dinoyo, Malang, pada Sabtu (4/1/2025), dan dihadiri oleh lebih dari 100 pelaku UMKM lokal.

Dalam sambutannya, Menkomdigi menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat daya saing UMKM dan keberlanjutan bisnis mereka.

“Kampung Wisata Keramik Dinoyo adalah bukti nyata bagaimana digitalisasi dapat mengangkat warisan budaya ke pasar global, menciptakan nilai tambah, dan membuka peluang baru bagi masyarakat,” ujar Menkomdigi.

Kampung Dinoyo menjadi salah satu contoh sukses digitalisasi UMKM. Terdapat 23 kios UMKM di kawasan ini yang memproduksi dan menjual keramik. Setiap bulan, pelaku UMKM di Dinoyo mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp4-5 juta per produksi keramik, dengan rata-rata omzet bulanan mencapai Rp20-24 juta. Kontribusi UMKM ini berhasil meningkatkan perekonomian Kampung Dinoyo hingga 40 persen.

Sebagai bagian dari upaya pemerintah, Menkomdigi memberikan pelatihan kepada para pelaku UMKM tentang pemanfaatan platform digital, seperti e-commerce, media sosial, dan aplikasi pembayaran digital.

“Kami ingin memastikan bahwa teknologi dapat menjadi alat untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat daya saing UMKM kita,” kata Menkomdigi.

Selain pelatihan, pemerintah meluncurkan program berkelanjutan untuk mendukung UMKM dengan menyediakan infrastruktur internet andal di kawasan wisata. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses transformasi digital UMKM di Indonesia.

Menkomdigi optimistis bahwa digitalisasi UMKM tidak hanya akan mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberdayakan masyarakat dan melestarikan budaya lokal.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan memberdayakan masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap langkah ini dapat menginspirasi UMKM lain di seluruh Indonesia untuk melakukan transformasi digital.

“Dengan kolaborasi berbagai pihak, kita bisa menjaga keberlanjutan budaya lokal sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global,” pungkas Menkomdigi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....