Trik Jitu Membidik Peluang Pasar

  • 03 Jan 2025 14:41 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado : Bicara tentang membidik peluang pasar internasional, banyak pelaku usaha terutama UKM yang masih gagap dan gugup, karena kurangnya pemahaman dan informasi terkait cara menjual produk ke pasar luar negeri. Tak sedikit dari mereka yang juga masih kebingungan dalam menentukan target negara tujuan ekspor.

Selain itu, munculnya kekhawatiran seperti apakah produk diterima di negara tujuan ekspor, dan apakah mampu bersaing dengan produk lokal, tanpa disadari justru menyiutkan nyali untuk ‘bertarung’ di pasar internasional. Nah, apakah Sahabat Wirausaha mengalami kekhawatiran seperti ini juga? Untuk menghilangkan kekhawatiran tersebut, yuk baca artikel ini sampai selesai.

Di era informasi digital saat ini, kita bisa memperoleh dan mengakses segala informasi yang kita butuhkan, termasuk peluang pasar ekspor. Berikut trik yang bisa Sahabat Wirausaha lakukan untuk menembus pasar ekspor, Seperti yang dilansir dari UKM Indonesia :

1. Berpartisipasi dalam exhibition atau expo

Exhibition atau expo merupakan pameran dagang berskala internasional. Event ini sering kali menjadi ajang pertemuan antar-bisnis atau B2B (business to business), sekaligus one stop business bagi buyer dari luar negeri yang mencari produk unggul dan berkualitas tinggi serta berdaya saing dari Indonesia.

Umumnya exhibition atau expo skala internasional menampilkan produk potensial dan unggulan nasional, seperti produk kuliner nusantara, jasa dan produk manufaktur, produk lokal unggulan, produk kerajinan, produk makanan dan minuman, furnitur, dan produk dekorasi rumah.

Di Indonesia ada beberapa expo berskala internasional yang aktif diselenggarakan untuk mempromosikan produk-produk unggulan dalam negeri. Sebut saja Trade Expo Indonesia (TEI), Inacraft, Krista Exhibition, Franchise & License Expo Indonesia (FLEI), FoodTech International, dan lainnya.

2. Datang ke Kantor Kementerian Perdagangan

Kementerian Perdagangan adalah instansi yang mewadahi kepentingan bisnis, mulai dari skala kecil hingga besar. Informasi yang kita butuhkan terkait dengan kegiatan ekspor bisa kita dapatkan di sini.

Untuk memperoleh informasi tersebut, kita bisa datang langsung ke Kantor Kementerian Perdagangan sekaligus meminta data pasar. Di sini, kita bisa memperoleh informasi mengenai kebutuhan komoditas baik di pasar domestik maupun global, informasi tentang buyer dari luar negeri, dan lain sebagainya.

3. Berkolaborasi dengan eksportir

Sebagai pemula, kita bisa berkolaborasi atau bekerjasama dengan perusahaan lokal yang telah melakukan kegiatan ekspor sebelumnya. Dari sini, kita bisa belajar banyak sekaligus berlatih menjadi eksportir.

Namun kita juga mesti waspada dan berhati-hati dalam memilih mitra. Pastikan mitra bisnis yang kita pilih untuk menembus pasar ekspor benar-benar amanah, jujur, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, kita bisa meminimalisir risiko dan memaksimalkan keuntungan

4. Memanfaatkan media sosial

Tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan media sosial memiliki daya jangkau yang begitu luas untuk memasarkan barang dan jasa. Platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan TikTok berpotensi besar untuk menarik perhatian pasar internasional.

Asyiknya lagi, kita bisa menggunakan berbagai media sosial tersebut secara gratis. Di Facebook, bahkan kita bisa bergabung dalam grup-grup komunitas importir internasional. Hal ini tentu saja dapat semakin mempermudah kita untuk masuk ke pasar mereka. Fasilitas gratis ini, sayang kan jika tidak dimanfaatkan ?

(SulistianyMartam)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....