Gen Z Manado Makin Gemar Cicil Emas, Pegadaian Catat Pertumbuhan Signifikan
- 04 Mar 2026 16:01 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Minat generasi muda di Kota Manado terhadap investasi emas terus menunjukkan tren peningkatan. Skema cicil emas dan tabungan emas yang ditawarkan PT Pegadaian menjadi salah satu pilihan favorit kalangan Gen Z dalam membangun kebiasaan investasi sejak dini.
Deputi Bisnis Area Manado 1 PT Pegadaian, Andi Vivin Budi P., mengatakan peningkatan literasi keuangan di kalangan anak muda ikut mendorong pertumbuhan produk emas dalam beberapa tahun terakhir.
“Sekarang investasi makin mudah diakses. Anak-anak muda tidak perlu modal besar. Dengan nominal kecil sudah bisa mulai menabung emas secara digital,” ujarnya saat ditemui RRI, Rabu, 4 Maret 2026.
Menurutnya, Pegadaian membagi lini bisnis menjadi tiga, yakni gadai, non-gadai, dan bisnis emas. Khusus bisnis emas, masyarakat dapat memanfaatkan layanan cicil emas batangan maupun tabungan emas berbasis aplikasi.

Di Kota Manado, saldo tabungan emas masyarakat tercatat telah mencapai sekitar 120 kilogram. Angka tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap instrumen emas sebagai investasi yang relatif stabil dan likuid.
Vivin menjelaskan, skema cicil emas memungkinkan nasabah memiliki emas batangan dengan tenor mulai dari tiga bulan hingga tiga tahun. Sementara tabungan emas dapat dilakukan secara fleksibel melalui aplikasi digital, bahkan dengan nominal kecil.
“Kalau cicil emas, nasabah disiplin membayar tiap bulan sampai lunas dan emasnya bisa langsung dimiliki. Kalau tabungan emas, sifatnya lebih fleksibel karena bisa top up kapan saja,” katanya.
Ia menambahkan, pertumbuhan bisnis Pegadaian di Manado juga sejalan dengan tren nasional. Pada 2025, pertumbuhan portofolio tercatat sekitar 40 persen, didorong salah satunya oleh kenaikan harga emas yang signifikan sepanjang tahun.
Pihaknya menargetkan penyaluran cicil emas di wilayah Manado mencapai sekitar 25 kilogram per bulan. Target tersebut, menurut Vivin, telah tercapai pada awal tahun ini seiring meningkatnya animo masyarakat.
Fenomena ini juga tidak lepas dari upaya edukasi yang dilakukan Pegadaian melalui program literasi keuangan di kampus dan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda didorong memahami pentingnya investasi serta menghindari praktik pinjaman online ilegal.
“Sekarang bukan hanya yang butuh dana datang ke Pegadaian, tapi yang ingin berinvestasi juga datang. Ini perubahan pola pikir yang sangat positif,” katanya.
Dengan kemudahan akses digital dan tren kesadaran finansial yang terus tumbuh, investasi emas diperkirakan masih akan menjadi pilihan utama Gen Z di Manado dalam beberapa tahun ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....