Industri dan Ekspor Jadi Motor Ekonomi Baru Sulut
- 05 Nov 2025 17:09 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Sektor industri pengolahan dan kinerja ekspor menjadi penopang utama aktivitas ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan III 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, industri pengolahan tumbuh 12,41 persen secara tahunan dan kini menjadi sumber pertumbuhan terbesar PDRB daerah.
Kepala BPS Sulut Aidil Adha menjelaskan, penguatan sektor industri didorong oleh meningkatnya produksi logam dasar dan olahan kelapa, dua komoditas ekspor unggulan Sulut. “Kinerja ekspor olahan kelapa, ikan, serta logam dasar terus menguat, mendorong pertumbuhan industri pengolahan di triwulan ini,” ujarnya dalam rilis BPS Rabu (5/11/2025).
/93zb194balk2r46.jpeg)
Data BPS menunjukkan, neraca perdagangan luar negeri Sulut mencatat surplus US$ 299,27 juta, melonjak 88,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ekspor tersebut ikut memperkuat aktivitas produksi dan menarik investasi baru di sektor pengolahan.
Sepanjang periode Juli sampai September 2025, investasi asing langsung (PMA) naik 38,36 persen, sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) tumbuh 95,15 persen. Keduanya menunjukkan optimisme pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Sulut.
BPS menilai, penguatan industri dan ekspor menjadi sinyal bahwa fondasi ekonomi daerah mulai bergeser dari konsumsi ke produksi. “Aktivitas domestik tetap kuat, tapi ekspor dan industri kini memberi tenaga baru bagi perekonomian Sulawesi Utara,” kata Aidil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....