Waspadai Rekening Dormant Bisa Diblokir PPATK
- 09 Agt 2025 19:53 WIB
- Manado
KBRN,Manado: OJK menyebut bahwa istilah rekening dormant merujuk pada rekening tabungan atau giro yang tidak melakukan transaksi debet maupun kredit dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan masing-masing bank, kecuali aktivitas sistem seperti administrasi atau bunga.
Penyebab Akun Menjadi Dormant
Beberapa penyebab umum rekening menjadi dormant antara lain:
- Tidak ada transaksi dalam jangka waktu tertentu (umumnya 6–12 bulan).
- Aktivitas tidak wajar, seperti penarikan besar secara tiba-tiba atau transfer mencurigakan.
- Kesalahan transfer sering kali memicu pemblokiran sementara terhadap penerima yang salah, sebagai tindakan perlindungan.
Dampak & Sanksi
Rekening yang berstatus dormant biasanya tidak bisa digunakan untuk transaksi seperti tarik tunai, transfer, atau belanja melalui e-channel. Selain itu,beberapa bank mengenakan biaya bulanan tertentu Misalnya,Maybank membebankan biaya sekitar Rp50.000 per bulan,dan Bank Muamalat antara Rp5.000 hingga Rp20.000 tergantung produk.
Ketika PPATK Turun Tangan
Sebagaimana dikutip dari hukumonline.com Baru-baru ini, PPATK melakukan pemblokiran ratusan rekening dormant yang dicurigai digunakan dalam aktivitas kriminal seperti pencucian uang atau transaksi jual beli akun ilegal. Meski begitu, status dormant itu sendiri tidak otomatis menjadi dasar hukum pemblokiran, melainkan tindakan pemblokiran dilakukan berdasarkan indikasi tindak pidana atau instruksi pihak berwenang.
Bagaimana Cara Mengaktifkan Kembali?
Jika rekening telah dinyatakan dormant, nasabah umumnya bisa mengaktifkannya kembali melalui:
- Kunjungan ke cabang bank dengan membawa identitas, buku tabungan, atau kartu debit untuk melakukan setoran atau transaksi lainnya.
- Beberapa bank mendukung reaktivasi melalui aplikasi mobile banking atau layanan digital (seperti Maybank melalui M2U ID App).
Tips Mencegah Rekening Dormant
- Lakukan transaksi rutin, minimal sekali sebulan — bisa berupa transfer, pembayaran, atau autodebet tagihan.
- Aktifkan fitur autodebet untuk menjaga aktivitas rekening tetap tercatat.
- Jangan biarkan saldo kosong dalam jangka panjang, agar tidak menimbulkan biaya dan risiko penutupan otomatis.
(Stanly Kalumata)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....