Target Investasi Sulut Tembus 109%, Gubernur Yulius Gaet Saudagar Bugis-Makassar
- 28 Mar 2026 14:53 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memaparkan peluang emas investasi di Bumi Nyiur Melambai dalam ajang Pertemuan Saudagar Bugis - Makassar (PSBM) ke-XXVI di Hotel Claro Makassar, Kamis, 26 Maret 2026. Di hadapan ratusan pengusaha nasional, ia menegaskan bahwa Sulawesi Utara kini telah menjelma sebagai pintu gerbang utama perdagangan Asia Timur dan Pasifik.
Optimisme Gubernur didasari oleh realisasi investasi Sulut sepanjang 2025 yang menembus angka Rp10,12 triliun. Capaian impresif ini melampaui target hingga 109 persen, dengan pertumbuhan sebesar 35,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain angka yang fantastis, investasi ini juga memberikan dampak nyata dengan membuka 18.049 lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Dalam paparannya, Yulius merinci sektor pertanian dan kelautan sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang sangat menjanjikan. Komoditas kelapa tercatat menyumbang ekspor hingga Rp1,2 triliun per tahun, sementara sektor kelautan memberikan kontribusi sekitar Rp1 triliun. Hal ini didukung penuh oleh infrastruktur Pelabuhan Internasional Bitung yang menjadi simpul logistik utama di wilayah timur Indonesia.
Yulius juga menjamin bahwa Sulawesi Utara adalah ekosistem bisnis yang sangat aman dan progresif bagi para pemodal.
"Sulawesi Utara adalah ekosistem investasi yang matang, didukung masyarakat yang terbuka, toleran, dan kondusif bagi pengembangan usaha," katanya.
Konektivitas internasional menjadi nilai tambah yang ditawarkan, dengan pembukaan rute penerbangan langsung ke Singapura hingga Korea Selatan. Langkah strategis ini memperkuat posisi Sulut sebagai gerbang Indonesia di kawasan Pasifik. Infrastruktur yang sudah mapan ini diharapkan dapat menunjang arus investasi dan pariwisata kelas dunia seperti Bunaken dan Danau Linow.
Pemaparan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus tersebut langsung mendapat respons positif dari Menteri Pertanian RI dengan komitmen penambahan program cetak sawah seluas 10.000 hektare. Penutup sambutannya, Yulius mengajak pengusaha Bugis - Makassar untuk segera mengambil bagian dalam tren positif ini.
"Ini momentum langka. Pertumbuhan tinggi, infrastruktur siap, dan peluang terbuka lebar," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....