BI Sulut- Pemkab Sitaro Perkuat Sinergi Percepatan Digitalisasi Transaksi Daerah
- 02 Agt 2026 19:20 WIB
- Manado
RRI.CO.OD, SITARO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah, Kamis 30 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, SE, dan dihadiri Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Sitaro Drs. Eddy Salindeho, MSi, Pemimpin Bank SulutGo Cabang Siau Cheryl L. Humiang, serta anggota TP2DD dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Heronimus Makainas menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan BI Sulawesi Utara atas dukungan dan sinergi yang terus dibangun dalam mendorong digitalisasi transaksi keuangan di Kabupaten Sitaro. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Bank RKUD dapat terus diperkuat guna mempercepat transformasi digital di sektor pengelolaan keuangan daerah.
"Kami berharap kerja sama ini semakin erat sehingga digitalisasi transaksi keuangan di Kabupaten Sitaro dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Heronimus.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sulawesi Utara Joko Supratikto mengapresiasi peningkatan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Kabupaten Sitaro pada Semester II Tahun 2025 yang telah mencapai predikat "Digital".
Meski menunjukkan tren positif, Joko mengingatkan bahwa capaian tersebut masih berada di bawah rata-rata kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara. Karena itu, diperlukan komitmen yang lebih kuat dari pimpinan daerah serta sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Menurutnya, komitmen tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pemanfaatan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), pemberian insentif bagi transaksi nontunai, hingga penyusunan rencana aksi yang terukur.
"Secara umum, implementasi ETPD di Sitaro menunjukkan perkembangan yang sangat baik sepanjang 2024 hingga 2025, bahkan peningkatannya berada di atas rata-rata kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Utara. Namun, capaian ini tetap perlu ditingkatkan agar elektronifikasi transaksi pemerintah daerah semakin luas, pengelolaan keuangan semakin efisien dan transparan, serta kualitas pelayanan publik semakin baik," kata Joko.
Pada sesi diskusi, sejumlah perwakilan OPD dan instansi di Kabupaten Sitaro menyampaikan berbagai tantangan dalam mendorong digitalisasi transaksi. Salah satu kendala yang mengemuka adalah masih tingginya preferensi masyarakat menggunakan uang tunai, ditambah keterbatasan infrastruktur pendukung pembayaran digital di sejumlah wilayah.
Menanggapi hal tersebut, Joko menekankan pentingnya penyediaan kanal pembayaran digital yang memadai serta pemberian berbagai insentif untuk meningkatkan minat masyarakat beralih ke transaksi nontunai.
Mengakhiri pertemuan, Plt. Bupati Heronimus Makainas menyampaikan tiga arahan utama sebagai tindak lanjut hasil HLM TP2DD. Pertama, memperkuat strategi optimalisasi ETPD secara terintegrasi mulai dari aspek proses, output hingga outcome. Kedua, meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mempercepat implementasi KKPD. Ketiga, memperluas elektronifikasi transaksi pemerintah daerah secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan karakteristik daerah, kesiapan infrastruktur, serta pola perilaku pembayaran masyarakat.
Melalui sinergi yang terus diperkuat antara Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sitaro, dan sektor perbankan, diharapkan percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah dapat semakin optimal, sehingga mampu meningkatkan efisiensi tata kelola keuangan daerah sekaligus menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabe
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....